Penyaluran Bansos Rastra Capai 97%

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 24 May 2018 19:29 WIB
bansos
Penyaluran Bansos Rastra Capai 97%
Bantuan sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra). Medcom/Kautsar Bowo.

Jakarta: Perum Bulog menjelaskan penyaluran Bantuan sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) yang merupakan program pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah mencapai 97 persen yang ditujukan untuk 1,2 juta kepala keluarga yang tergolong miskin.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Karyawan Gunarso menjelaskan pencapaian tersebut terhitung dari surat perintah penyaluran awal Mei hingga 23 Mei 2018.

"Telah mencapai 625 ribu ton atau 97,13 persen," ujarnya saat meninjau langsung  Pergudangan Bulog Drive DKI Jakarta dan Banten, di Jakarta, Kamis, 24 Mei 2018.

Ia menambahkan program tersebut sebagai pengganti program raskin yang dulu dengan skema subsidi dengan penerima dikenakan Rp1.600 per Kilogram (Kg).

"Program itu pengganti beras raskin, nanti akan disalurkan dengan skema bantuan sosial ke titik-titik masyarakat," tambahnya.

Dalam penyaluran bansos rasta menggunakan beras impor dalam Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang telah mencapai 485 ribu ton dari total 500 ribu ton.

Pria yang akrab disapa Gunarso menjelaskan jika program tersebut akan 100 persen terpenuhi, secara perlahan akan berganti menjadi bantuan pangan non tunai. Seperti namanya program tersebut dengan transaksi tidak dengan uang cash.

"Bantuan pangan nontunai, transaksinya cahsles, mengunakan kartu dan electronic data capture (EDC) sebagai mesin bayarnya," tuturnya.

Diharapakan dengan adanya program tersebut dapat menjaga stabilitas harga konsumen dan memudahkan masyarakat dalam mengkonsumsi beras.

Langkah yang dilakukan Bulog dalam pendistribusian pun juga sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2016, dimana Perum Bulog mengemban tugas untuk melakukan stabilisasi harga pangan Pokok, baik pangan Pokok berupa beras maupun pangan pokok lainnya, yakni jagung, kedelai, gula, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, cabai, daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro mendorong agar Bulog dapat terus mendistribusikan beras ke masyarakat.

"Kami terus mendorong agar Bulog dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan dapat melayani kebutuhan  masyarakat sampai ke pelosok," tutup Wahyu.


(SAW)