Bos MAMI, dari 'Buta Investasi' hingga Jadi Nakhoda Manulife

Angga Bratadharma    •    Kamis, 04 Feb 2016 18:15 WIB
manulife aset manajemen indonesia
Bos MAMI, dari 'Buta Investasi' hingga Jadi Nakhoda Manulife
Presiden Direktur MAMI Legowo Kusumonegoro. (FOTO: MTVN/Angga Bratadharma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tidak mendapatkan ilmu mengenai pengelolaan keuangan yang baik dan bagaimana menempatkan investasi yang tepat ternyata tidak membuat Legowo Kusumonegoro berhenti untuk mencari tahu bagaimana pintar dalam mengelola keuangan dan pandai berinvestasi.

Bahkan, keinginannya yang keras untuk mencari tahu dan mempelajari mengenai investasi membuat dirinya semakin terasah guna mengetahui secara dalam bagaimana mendapatkan imbal hasil yang maksimal, dari penempatan dana yang dilakukan di beberapa instrumen investasi.

Atas kegigihannya itu, Legowo Kusumonegoro mampu berkiprah lebih dari 25 tahun di industri finansial dan perbankan. Bahkan, pria berkacamata ini dipercaya untuk duduk sebagai Presiden Direktur PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) sekarang ini.

Sebagai orang nomor satu di MAMI, pria yang juga pengurus di Asosiasi Wakil Manajer Investasi Indonesia (AWMII) ini menilai, penting bagi masyarakat untuk mengetahui betapa pentingnya memahami apa itu investasi, termasuk menempatkan sejumlah dana di instrumen investasi. Apalagi, instrumen investasi terbilang beragam.

"Waktu saya berkeluarga dan punya income, bagamana sisa dari alokasi belanja bulanan dan gaji itu saya investasikan. Akhirnya saya meniru orangtua saya. Karena memang orangtua itu kiblat dari anak," ungkap Legowo, ditemui di Gedung Sampoerna Strategic, di Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Namun, Legowo tidak menampik bila orangtuanya tidak memberikan ilmu yang mumpuni mengenai berinvestasi. Bahkan, dirinya menilai, minim bagi orangtua yang memberikan ilmu terkait investasi secara memadai. "Saya tidak mendapatkan itu (ilmu mengenai investasi) dari orangtua saya," jelas Legowo.

Sebelum menjadi nakhoda MAMI, Legowo pernah menduduki posisi strategis sebagai Presiden Direktur PT First State Investments Indonesia, Presiden Direktur PT Bahana TCW Investmen Management, dan mengawali kariernya di Standard Chartered Bank.

Legowo memiliki izin Manajer Investasi dari Bapepam berdasarkan surat keputusan ketua Bapepam Nomor KEP-82/PM/IP/WMI/1998 tertanggal 31 Juli 1998. Legowo memperoleh gelar Magister Sains di Bidang Ekonomi dari IPB Bogor. Bahkan, pada 2015 lalu, Legowo dinobatkan sebagai CEO of the Year dalam ajang 2014 Best of the Best Awards yang diselenggarakan oleh Asia Asset Management.


(AHL)


Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

5 hours Ago

Tiga maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya melakukan kebijakan me…

BERITA LAINNYA