LPEI Target Pembiayaan UMKE Meningkat jadi 15% di 2018

Anwar Sadat Guna    •    Kamis, 07 Dec 2017 20:06 WIB
umkm
LPEI Target Pembiayaan UMKE Meningkat jadi 15% di 2018
Direktur Eksekutif LPEI Sinthya Roesli saat menyampaikan paparannya di acara Media Coaching bertema Peran Pembiayaan Ekspor dalam meningkatkan pertumbunan ekonomi Indonesia, di Hotel Aston, Batam, Kamis, 7 Desember 2017 di dampingi Direktur Pelaksana LPEI

Batam: Indonesia Eximbank atau Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) fokus untuk menggarap pelaku Usaha Kecil Menengah Ekspor (UMKE) pada 2018. LPEI menargetkan pembiayaan UMKE tahun depan meningkat 15 persen dari total pembiayaan yang dikucurkan.

Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank Sinthya Roesly mengungkapkan lembaga yang dipimpinnya akan fokus mempertebal pembiayaan bagi pelaku UMK berorientasi ekspor. Jika tahun ini sekira 13 persen lebih, tahun depan akan ditingkatkan menjadi 15 persen dari total pembiayaan yang dikucurkan LPEI.

"Hingga per September 2017, pembiayaan yang sudah disalurkan LPEI mencapai Rp90 triliun lebih. Dari total tersebut, sebanyak Rp12 triliun atau sekitar 13 persen disalurkan kepada UMKE," ungkap Sinthya di sela acara Media Coaching bertema Peran Pembiayaan Ekspor dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, di Hotel Aston, Batam, Kamis, 7 Desember 2017.

Ia mengungkapkan kontribusi ekspor dari para pelaku UMKE cukup besar dan signifikan dalam mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi peningkatan ekspor nasional.

"Sektor UMKE juga dinilai mampu meningkatkan daya saing dan keunggulan ekspor Indonesia," ungkap Sinthya.

Ia menambahkan bahwa para pelaku usaha yang telah mendapatkan pembiayaan dari LPEI bergerak di berbagai sektor industri. Mulai dari produk tekstil, makanan dan minuman olahan, karet alam dan produk karet, kopi, dan beberapa produk lainnya.

"Pelaku UMKE yang mendapatkan fasilitas pembiayaan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Adapun pasar ekspor tak hanya di Asia, tetapi juga Afrika, Timur Tengah, dan Eropa," ujarnya.

Sementara itu, sejak berdiri pada 2009 silam, aset LPEI atau Indonesia Eximbank hanya sekitar Rp11,16 triliun.

Namun pada per September 2017, aset LPEI telah mencapai Rp108,67 triliun atau tumbuh hampir 10 kali lipat. Pembiayaan LPEI pada 2009 hanya Rp9 triliun kini meningkat mencapai Rp98 triliun lebih. Dari sisi penjaminan, dari Rp300 miliar pada 2009 lalu menjadi Rp8,4 triliiun. Ditambah unit bisnis baru, yaitu asuransi.


(SAW)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA