Kemenhub Ingatkan Perusahaan Taksi Daring Moratorium Perekrutan Pengemudi

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 08 Mar 2018 21:58 WIB
aplikasi
Kemenhub Ingatkan Perusahaan Taksi Daring Moratorium Perekrutan Pengemudi
Taksi Online. MI/Panca.

Surabaya: Pemerintah telah memberlakukan moratorium pendaftaran pengemudi online. Kementerian Perhubungan pun menghimbau kembali kepada perusahaan aplikasi jasa transportasi via daring atau taksi online untuk tidak merekrut pengemudi baru.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan pihaknya sudah mengirim surat kepada perusahaan aplikasi taksi online terkait moratorium rekrutmen pengemudi taksi online tersebut.

"Kami sudah kirim surat tiga hari kepada aplikator untuk tidak menerima lagi atau moratorium pendaftaran baru," kata Budi Setiyadi di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Wiyung, Surabaya, Kamis, 8 Maret 2018.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan jika perusahaan aplikasi itu tetap bandel melakukan perekrutan pada saat moratorium, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan langsung memanggilnya.

"Kita akan panggil. Pak dirjen darat akan panggil," tegas Budi Karya Sumadi.

Budi Setiyadi pun menambahkan, pemerintah juga sudah mengatur jumlah armada taksi online setiap provinsi. Untuk Jawa Timur, pemerintah menetapkan hanya 4445 armada saja yang saat ini boleh beroperasi.

"Kuota masing-masing provinsi ada semua. Di Jawa Timur 4445," imbuh Budi Setiyadi.

Sebagaimana diketahui, aturan moratorium ini dibuat sebagai implementasi Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 yang menyatakan ketentuan membatasi armada dalam satu kawasan.


(SAW)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA