Menperin Minta Subsidi Korporasi Dialihkan ke Sektor Infrastruktur Industri

Husen Miftahudin    •    Kamis, 22 Sep 2016 16:23 WIB
infrastruktur
Menperin Minta Subsidi Korporasi Dialihkan ke Sektor Infrastruktur Industri
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (FOTO: MTVN/Husen Miftahudin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meminta subsidi perusahaan-perusahaan pelat merah dihentikan. Sebab subsidi yang digelontorkan untuk korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai tidak memberi manfat besar kepada masyarakat.

"Harus diakhiri korporasi subsidi, sebab di mana-mana korporasi subsidi tidak membawa manfaat," ujar Airlangga, saat membuka FGD Forum Wartawan Industri (Forwin), di kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2016).

Dia menjelaskan, penghentian subsidi korporasi agar perusahaan pelat merah tersebut mampu mengakselerasi pengembangan bisnis mereka sendiri. Dengan begitu, perusahaan BUMN bisa bersaing dengan perusahaan milik swasta, baik di Indonesia maupun di kawasan regional ASEAN.

Airlangga berharap anggaran subsidi tersebut bisa dialihkan ke sektor infrastruktur untuk industri. Sebab industri di Tanah Air seringkali terkendala infrastruktur yang tak memadai, sehingga akhirnya justru membuat produk-produk Indonesia sulit bersaing.

"BUMN harus punya land banking, kalau tidak punya bagaimana mau ekspansi. Jadi ini yang harus kita jaga agar supaya bisa efisien. Kalau industri bisa efisien, pabrik bisa ekspansi bukan hanya keuntungan yang didapat, tapi juga agen perubahan," tegasnya.

Dia mengaku, salah satu yang membuat daya saing industri terhambat adalah infrastruktur gas di hulu. Karena menurut Airlangga, infrastruktur yang terhambat itu membuat harga gas industri dalam negeri lebih tinggi dibanding negara-negara ASEAN lainnya.

"Maka itu, langkah kita ke depan pemerintah berikan daya saing terhadap industri. Ini infrastruktur bisa (tingkatkan daya saing) industri baja, kaca, tekstil, pangan, pulp dan paper agar semuanya berkembang," pungkas Airlangga.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA