Kementan: Tidak Ada Impor Melon dari Australia

Gervin Nathaniel Purba    •    Kamis, 08 Mar 2018 20:55 WIB
berita kementan
Kementan: Tidak Ada Impor Melon dari Australia
Ilustrasi melon. Foto: Antara/Sahlan Kurniawan

Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa melon yang diperjual belikan selama ini adalah produk lokal. Tidak ada melon impor asal Australia yang beredar di pasaran saat ini.

"Tidak ada impor melon dari Australia. Semua melon di Indonesia di supply dari produk lokal dengan kualitas yang baik dan sangat aman untuk dikonsumsi.” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Syukur Iwantoro dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis, 8 Maret 2018.

Syukur menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengkonsumsi buah lokal. "Mari mengonsumsi  buah lokal dan produk pertanian Indonesia", ungkapnya.

Kementan telah menerbitkan keputusan menteri pertanian nomor 207/Kpts/KR.040/3/2018 tentang penutupan pemasukan rockmelon atau melon (cantaloupe) dari negara Australia ke dalam wilayah Republik Indonesia. Upaya ini sebagai respon atas adanya kejadian luar biasa kontaminasi bakteri listeria monocytogenes di Negeri Kanguru tersebut.

"Menteri Pertanian memberi atensi khusus terhadap kasus ini, dan sangat peduli untuk mencegah kejadian ini di Indonesia. Maka direspons dengan keputusan Menteri Pertanian," kata Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan Banun Harpini.

Hal ini sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen buah-buahan di Indonesia dan antisipasi terjadinya kejadian yang sama di Indonesia. Banun menyampaikan ada beberapa hal yang menjadi poin utama dalam keputusan ini antara lain penutupan pemasukan melon (cantaloupe) yang berasal dari Australia ke dalam wilayah Negara Republik Indonesia.

Kedua penutupan pemasukan diberlakukan terhadap melon (cantaloupe) yang dikirim dari Australia sejak 3 Maret 2018. Ketiga, pengiriman sebagaimana di atas baik dilakukan secara langsung maupun transit di negara lain dibuktikan dengan Bill of Lading (B/L) atau Airway Bill (AWB) dan Cargo Manifest.

Keempat, pemasukan melon (cantaloupe) ke dalam wilayah Negara Republik Indonesia yang dikirim dari Australia sejak 3 Maret 2018 dilakukan tindakan penolakan dan/atau pemusnahan.

Kelima, tindakan penolakan dan/atau pemusnahan sebagaimana dimaksud dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang karantina tumbuhan. Pada dasarnya buah melon asal Australia ini belum pernah masuk ke Indonesia.

"Data sistem informasi karantina pertanian belum pernah mencatat adanya pemasukan buah ini baik pada 2017 hingga 2018 per hari ini, sehingga Kementan mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik atau resah," tegas dia.


(ROS)

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

6 hours Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA