400 Ribu Ha Tanah Terlantar Diambilalih Negara

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 14 Nov 2017 17:39 WIB
bank tanah
400 Ribu Ha Tanah Terlantar Diambilalih Negara
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil. (FOTO: MTVN/Surya Perkasa)

Jakarta: Ratusan ribu tanah atau lahan yang tdak digunakan diambil alih oleh pemerintah. Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) mencatat ada 400 ribu hektare (ha) tanah terlantar yang diambilalih pihaknya.

"400 ribu ha tanah terlantar nantinya akan dijadikan objek reforma agraria," kata Menteri ATR Sofyan Djalil di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa 14 November 2017.

Sofyan mengatakan melalui program reforma agraria, tanah tersebut kemudian didayagunakan untuk kepentingan masyarakat sebagai Tanah Cadangan Umum Negara (TCUN).

Dalam waktu tiga tahun, Kementerian ATR telah menerbitkan TCUN seluas 23.795,45 ha yang akan digunakan antara lain 1.422,24 ha untuk reforma agraria, 732,03 ha untuk program strategis nasional, dan 212,13 ha untuk cadangan negara lain. Sementara 21.2429,04 ha sisanya digunakan untuk mendukung bank tanah.

Sebagian TCUN pun telah diserahkan pada Polri, TNI, dan PT Garam. Untuk tanah terlantar yang berada di Kabupaten Sukabumi seluas 40 ha kepada TNl Angkatan Darat dan tanah terlantar di Kabupaten Semarang seluas 29,3216 ha kepada Kepolisian Republik lndonesia.

Lalu pada PT Garam seluas 225 ha untuk rencana pembangunan dan pembangunan komoditas pergaraman nasional. Mantan Menko Perekonomian ini mengatakan penyediaan lahan untuk industri garam menjadi prioritas karena adanya proyek strategis pemerintah yakni percepatan swasembada garam nasional.

Sementara lahan seluas 545,49 ha di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo. Sofyan menambahkan tanah tersebut merupakan lahan bekas HGU yang telah habis masa berlakunya dan tidak diperpanjang.

"Lahan tersebut juga sudah melalui kajian teknis dan yuridis yang menyatakan bahwa lahan tersebut sangat cocok dimanfaatkan untuk kawasan ladang garam di wilayah timur Indonesia," jelas dia.

 


(AHL)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

4 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA