Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia Mengaku Belum Butuh Gula Impor

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 13 Sep 2018 07:41 WIB
gula
Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia Mengaku Belum Butuh Gula Impor
Gula. MI/Susanto..

Jakarta: Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) mengaku tak masalah izin impor gula pemerintah belum juga turun. Saat ini stok cadangan gula nasional masih mencukupi untuk kebutuhan.

"Ya (izin impor) masih dalam proses, masih dikaji lagi," kata Ketua AGRI Rachmat Hariotomo ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu, 12 September 2018.

Sebelumnya, AGRI mengajukan impor gula kepada pemerintah sebanyak 1,8 juta ton. Padahal pemerintah melalui Kementerian Perdagangan hanya memberikan kuota impor sebesar 1,1 juta ton.

Rachmat menambahkan, stok gula yang dimiliki saat ini masih mencukupi. Sejauh ini belum turunnya izin impor dari pemerintah, lanjut dia, belum menganggu karena masih ada cadangan gula yang dimiliki.

"Pabrik masih jalan. Enggak (menganggu kebutuhan gula), masih ada cadangan. Penggunaan cadangan kita tergantung, kita lagi hitung ulang," jelas dia.

Sementara itu, Perum Bulog mengklaim stok yang ada mencapai lebih dari 270 ribu ton. Dengan demikian impor gula belum dibutuhkan karena Bulog juga masih menyerap gula yang diproduksi di dalam negeri.

"Kita masih menyerap gula petani sesuai dengan penugasan itu dan terus berlanjut. Kalau dia giling berapa itu yang kita ambil," kata Direktur Pengadaan Bulog Bachtiar.


(SAW)