Mei 2018, Kredit Tumbuh 10,2%

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 04 Jul 2018 20:54 WIB
kredit
Mei 2018, Kredit Tumbuh 10,2%
Bank Indonesia (BI) MI/Usman Iskandar.

Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit pada Mei 2018 sebesar Rp4.908,9 triliun atau tumbuh 10,2 persen (yoy). Pencapaian tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 8,9 persen (yoy).

Sementara itu, dampak peningkatan suku bunga kebijakan BI terhadap suku bunga kredit dan simpanan berjangka masih terbatas. Perkembangan suku bunga sampai Mei 2018 tercatat masih melanjutkan dampak penurunan suku bunga kebijakan BI di periode sebelumnya.

"Pada Mei 2018, rata-rata tertimbang suku bunga kredit perbankan tercatat sebesar 11,06 persen atau turun empat basis poin dari bulan sebelumnya," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018.

Suku bunga simpanan berjangka dengan tenor tiga, enam, 12 dan 24 bulan pada Mei 2018 masing-masing tercatat sebesar 5,79 persen, 6,14 persen, 6,34 persen, dan 6,74 persen, turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 5,83 persen, 6,16 persen, 6,37 persen, dan 6,78 persen.

Laju pertumbuhan kredit menahan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) yang tumbuh melambat sebesar Rp5.436,6 triliun pada Mei 2018 atau 6,1 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada April 2018 sebesar 7,5 persen (yoy). 

Perlambatan pertumbuhan M2 dipengaruhi oleh seluruh komponennya, terutama komponen uang kuasi. Uang kuasi tumbuh melambat dari 6,6 persen (yoy) pada April 2018 menjadi 4,8 persen (yoy) pada Mei 2018. Sementara itu, uang beredar dalam arti sempit (M1) tumbuh 10,1 persen (yoy) pada Mei 2018, relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 10,2 persen (yoy).  

Selain itu, berdasarkan faktor yang memengaruhi, perlambatan pertumbuhan M2 juga disebabkan oleh perlambatan aktiva luar negeri bersih serta kontraksi operasi keuangan pemerintah. 

Pertumbuhan aktiva luar negeri bersih pada Mei 2018 tercatat 0,4 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 6,4 persen (yoy). Kontraksi operasi keuangan pemerintah tercermin dari penurunan pertumbuhan tagihan kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dari 12,5 persen (yoy) menjadi 8,7 persen (yoy) pada Mei 2018. 





(SAW)


Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

7 hours Ago

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat k…

BERITA LAINNYA