Gapensi Nilai Kontribusi Konstruksi Bisa 16% terhadap PDB

   •    Rabu, 02 Dec 2015 16:27 WIB
konstruksi
Gapensi Nilai Kontribusi Konstruksi Bisa 16% terhadap PDB
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gabungan Pelaksana Konstruksi (Gapensi) memperkirakan kontribusi sektor konstruksi bisa mencapai hingga 16 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2016. Kian seksinya sektor konstruksi tak lain juga disebabkan oleh rencana besar pemerintah dalam pembangunan beragam infrastruktur pada tahun depan.

"Kami optimistis kontribusi bisa 15-16 persen, tapi dengan catatan paket ekonomi pemerintah efektif betul tahun depan (2016)," kata Sekretaris Jenderal Gapensi Andi Rukman Karumpa, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Rabu (2/12/2015).

Menurut dia, hal itu dapat tercapai bila 2016 terjadi peningkatan investasi swasta secara signifikan dan belanja pemerintah juga lancar. Investasi swasta yang tumbuh atraktif akan menopang pertumbuhan sektor konstruksi.

"Tahun depan, belanja negara sebesar Rp2.095,7 triliun dengan distribusi anggaran masing-masing Rp784,1 triliun untuk belanja kementerian/lembaga, Rp541,4 triliun belanja non-kementerian/lembaga, serta sebesar Rp770,2 triliun untuk ditransfer ke daerah dan desa," katanya.

Dari dana tersebut, lanjutnya, pemerintah mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp313,5 triliun atau 8,0 persen. Anggaran tersebut dinilai lebih besar dari alokasi anggaran infrastruktur dalam APBN Perubahan di 2015.

Selain pemerintah, ujar dia, industri konstruksi juga ditopang oleh pertumbuhan industri properti yang diprediksi tumbuh 8-9 persen pada 2016. Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Yusid Toyib mengharapkan berbagai asosiasi jasa konstruksi di Indonesia dapat mendorong kemajuan sektor konstruksi di Tanah Air.

"Banyak hal besar dan lebih penting yang dapat asosiasi berikan berupa alternatif solusi terbaik untuk kemajuan sektor konstruksi Indonesia," tutur Yusid Toyib.



(ABD)


PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

PPN Avtur Indonesia Sudah Kompetitif

2 days Ago

Perlakuan pengenaan pajak pendapatan nilai (PPN) untuk avtur bagi penerbangan domestik di Indon…

BERITA LAINNYA