Harga Semen di Papua Siap Sesuai HET

Dian Ihsan Siregar    •    Sabtu, 12 Aug 2017 17:32 WIB
semen indonesia
Harga Semen di Papua Siap Sesuai HET
Harga Semen di Papua Siap Sesuai HET. (Foto: dokumentasi Semen Indonesia)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memastikan masyarakat bisa membeli semen dengan harga terjangkau ‎di Papua‎ yang berlogo BUMN hadir untuk negeri.

Kepastian itu disampaikan Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia Ahyanizzaman, Direktur Komersial PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) Trisilo Ari Setiyawan‎, dan Bupati Puncak Jaya Henock Ibo, setelah memantau langsung ke toko-toko pengecer yang ada di Puncak Jaya dan Wamena.

"Prinsipnya mereka (toko-toko pengecer di Puncak Jaya dan Wamena) sudah siap untuk menjual semen sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan‎," kata Ahyanizzaman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 12 Agustus 2017.

Menurut Ahyanizzaman, pengiriman perdana dikirim langsung Semen Tonasa dari Makassar, Sulawesi Selatan. Setidaknya pengiriman itu sudah sampai di pelabuhan Timika sebesar 312 ton, selanjutnya akan didistribusikan ke Kabupaten di pegunungan, agar kondisi tetap baik.

"Sak kita lapisi dengan plastik karena tingginya curah hujan di daerah pegunungan, hal tersebut untuk menjaga jangan sampai tiba dipegunungan sudah beku dan jadi batu, karena musuh utama semen adalah air," jelas Ahyanizzaman.

Harry menambahkan, pada prinsipnya pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan pelayanan yang sama. Meski, di mana pun mereka berada.

"Untuk itu pemerintah terus melakukan kebijakan untuk membantu rakyat," terang Harry.

Bupati Puncak Jaya, Henock Ibo menambahkan, mahalnya harga semen di Puncak Jaya yang mencapai Rp2 juta per sak membuat pembangunan terhambat, bisa dilihat bangunan-bangunan di kota Mulia Puncak Jaya itu tidak ada bangunan bertingkat seperti yang ada didaerah lain. Karena, itu akibat mahalnya harga semen, sehingga konstruksi bangunan adalah dari kayu, termasuk bangunan kantor pemerintah daerah.

Kebutuhan semen untuk Kabupaten Puncak Jaya di 2017 mencapai 2.000 ton per tahun, sedangkan proyeksi di 2018 mencapai 3.600 ton per tahun. Penyerapan tertinggi pada proyek proyek pemerintah yang mencapai 3.000 ton, sedangkan 600 ton untuk konsumsi masyarakat.

Untuk sampai ke Kabupaten Puncak Jaya, semen dari pelabuhan Timika menuju Wamena diangkut dengan menggunakan pesawat kargo. Selanjutnya semen didistribusikan ke Puncak Jaya menggunakan angkutan darat.


(AHL)