Sri Mulyani Target Tax Ratio 16%, IMF: Itu Ambisius

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 12 Jul 2017 20:45 WIB
perpajakan
Sri Mulyani Target <i>Tax Ratio</i> 16%, IMF: Itu Ambisius
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kiri). MTVN/Suci.

Metrotvnews.com, Jakarta: Dana Moneter Internasional (IMF) menilai target tax ratio atau rasio pajak yang inginkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebesar 16 persen di 2019 merupakan angka yang ambisius.

Hal itu dikatakan Deputi Managing Director IMF Mitsuhiro Furushawa saat mendengar jawaban Sri Mulyani terkait target tax ratio yang diharapkan.

"Saya pikir ini adalah ambisius target," kata Furushawa saat acara International Tax Conference di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Rabu 12 Juli 2017.

baca : Rasio Pajak RI Masih 10,3%, Sri Mulyani: Tak Dapat Diterima

Namun demikian dirinya tetap mendukung target yang dibuat mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini tercapai. Mantan Wakil Menteri Keuangan bidang Hubungan Internasional Jepang ini mengatakan, hal yang terpenting adalah semangat politik untuk mencapainya.

"Saya sangat mendukung Anda," jelas dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan tax ratio atau rasio pajak bisa mencapai 16 persen untuk tahun 2019. Hal tersebut dikatakan Ani di acara International Tax Conference yang digelar IMF dan Kemenkeu.

Padahal, Ani pernah bilang untuk tahun depan saja ketika diminta untuk meningkatkan tax ratio 13 persen, Ani mengakui itu hal yang sulit. Apalagi ditambah penerimaan pajak tahun ini pun dipangkas Rp50 triliun.

Ani menjelaskan untuk target tax ratio 16 persen dari produk domestik bruto (PDB), pemerintah telah dan terus melakukan reformasi perpajakan. Reformasi ini dianggap penting untuk membenahi kemelut perpajakan dalam negeri yang membuat penerimaan lesu.

"Dengan tax reform team yang sekarang ini sedang berjalan, kita berjuang untuk menaikkan tax ratio,"



 


(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA