Maksimalkan Pajak Menuju Negara Adil dan Makmur

Arif Wicaksono    •    Selasa, 29 Nov 2016 18:31 WIB
perpajakan
Maksimalkan Pajak Menuju Negara Adil dan Makmur
Menkeu Sri Mulyani ANTARA FOTO/M.Agung Rajasa.

Metrotvnews.com, Bandung: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menuturkan bahwa ada tiga tujuan dalam menuju negara adil dan makmur. Tiga hal itu adalah memerangi kemiskinan, memangkas kesenjangan, dan meningkatkan daya saing atau kompetisi.

Dia menambahkan, banyak sekali instrumen untuk memerangi kemiskinan dan daya saing. Salah satu instrumen adalah kewenangan menteri keuangan yaitu   melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

baca : Ironi Suap Pajak

Melalui APBN yang sehat, negara bisa memberikan subsidi ke masyarakat serta membangun proyek infarstruktur. Kondisi ini bisa terjadi jika negara mendapatkan surplus atau defisit dengan prioritas anggaran.

Selama ini, mayoritas pendapatan negara diperoleh melalui pajak. Semakin besar pajak yang diperoleh, maka akan semakin besar pendapatan negara untuk kemudian memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Dalam konteks ini mengumpulkan pajak menjadi sangat penting, pajak menjadi sarana membuat negara menjadi berdaulat dan mandiri serta menjadi sarana mobilisasi sumber biaya," jelas dia di dalam paparan di Kampus Unpad, Bandung, Selasa (29/11/2016).

Dia menekankan APBN bisa melindungi rakyat dari guncangan global seperti penurunan pendapatan nonmigas yang menurun smeenjak tiga tahun lalu dan rasio penerimaan pajak yang menurun. Maka dari itu, APBN harus menciptakan kepastian bagi masyarakat.

Dia menambahkan bahwa meningkatkan produktivitas menjadi pekerjaan penting bagi generasi muda indonesia. Investasi pemerintah ke generasi muda akan mendorong manusia indonesia menjadi produktif dan bisa berkompetisi secara global.

"Ini bisa berjalan jika ekonomi tumbuh tinggi dan bersifat inklusif dan berkelanjutan," pungkas dia.

 


(SAW)