Semester I 2017, BUMN Sudah Berikan Subsidi Rp76,7 Triliun

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 29 Aug 2017 19:27 WIB
bumn
Semester I 2017, BUMN Sudah Berikan Subsidi Rp76,7 Triliun
Illustrasi. MI/Susanto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sepanjang semester I-2017, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memberikan subsidi atau Public Service Obligation (PSO) sebesar Rp76,7 triliun. PSO itu diberikan ke beberapa jenis layanan, terdiri dari subsidi benih, listrik, elpiji dan BBM, pemberitaan, pos, pupuk, rastra, dan transportasi.

Pada tahun ini, Sekretaris Kementerian BUMN Imam A. Putro mengatakan, target penyaluran subsidi BUMN sebesar Rp133,103 triliun. Sehingga diharapkan target itu bisa tercapai hingga akhir tahun. 

"Untuk pelaksanaan PSO sampai semester I-2017 sudah Rp76,7 triliun dengan 8 jenis layanan, dari target Rp133,103 triliun," ujar Imam, ditemui dalam acara paparan Kinerja BUMN semester I-2017 di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa 29 Agustus 2017.

Pada saat dirinci, bilang Imam, subsidi elpiji dan BBM paling terbesar yang mencapai Rp23,4 triliun. Kemudian ada listrik sebesar Rp22,7 triliun, pupuk sebesar Rp16,1 triliun, beras sejahtera (rastra) sebesar Rp11,72 triliun, transportasi sebesar Rp2,15 triliun, benih sebesar Rp415 miliar, pos sebesar Rp79 miliar, dan pemberitaan sebesar Rp41 miliar.

Bukan hanya itu, Imam mengaku, dalam rangka mempermudah akses permodalan kepada masyarakat, khususnya kaum wanita, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM mempunyai dua program untuk menyalurkan pinjaman berupa Mekaar dan Ulamm.

Hingga saat ini, PNM sudah punya 1.040 kantor layanan untuk Mekaar dan 693 untuk Ulamm. Jumlah nasabah untuk Mekaar mencapai 1.001.977 orang, sedangkan 260.549 nasabah untuk Ulamm. Selama dua kuartal pertama di tahun ini, penyaluran pinjaman Mekaar mencapai Rp2,3 triliun dan Ulamm Rp17,5 triliun.


(SAW)