Indonesia Bakal Gelar Pertemuan Kewirausahaan se-Asia Tenggara

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 16 Sep 2017 15:15 WIB
wirausaha
Indonesia Bakal Gelar Pertemuan Kewirausahaan se-Asia Tenggara
Sankalp Southeast Asia Summit 2017. (Dokumentasi Sankalp)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia akan menggelar Sankalp Southeast Asia Summit 2017, salah satu platform terbesar untuk kewirausahaan sosial dan investasi berdampak yang diprakarsai oleh Intellecap Advisory Services dari India.

Pertemuan ini berfokus pada pertanian, ekonomi biru, energi, inklusi keuangan, akses kesehatan, dan investasi pada wanita yang kembali digelar untuk yang ke-3 kalinya di Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta pada 19-20 September 2017.

Mengutip siaran persnya, Sabtu 16 September 2017, pertemuan ini akan mengumpulkan lebih dari 600 delegasi dari negara-negara di seluruh wilayah yang mencakup perusahaan sosial, investor berdampak, korporasi, pembuat kebijakan, menghubungkan mereka untuk memfasilitasi masyarakat wacana pembangunan sektor untuk menciptakan upaya kolaborasi dalam tantangan bersama.

Membentuk pasar untuk membangun masyarakat yang adil merupakan inti dari semua yang Sankalp lakukan di Summit ini. Sankalp percaya, masyarakat yang adil di masa depan akan sangat bergantung pada inovasi dan kewiraswastaan dalam mematahkan hierarki kuno.

Kemudian membangun pasar yang bertujuan untuk menjembatani ketidaksetaraan dengan membantu dan membentuk aksi kolaboratif merupakan hal yang sangat penting.

Tema "membentuk pasar untuk membangun masyarakat yang adil" bertujuan untuk mengeksplorasi langkah-langkah dan mekanisme untuk solusi kolaboratif dan mendorong hasil yang spesifik dan kemitraan lintas batas untuk memanfaatkan pertumbuhan yang cepat untuk inovasi dan kewirausahaan.

Sankalp Southeast Asia Summit yang ke-3 disusun berdasarkan lima industri kunci di mana pemimpin industri, pembangun ekosistem, praktisi klaster; pendukung kebijakan, pemimpin komunitas, influencer dan pengusaha akan melakukan diskusi moderat seputar knowledge, capital, dan networks yang dimungkinkan melalui teknologi untuk menemukan pendekatan inovatif dan kolaboratif baru untuk memecahkan masalah nyata.

Seiring dengan pertemuan tersebut, Sankalp Awards, penghargaan tahunan yang mencari wirausahawan sosial dengan dampak tinggi di wilayah ini akan menghadirkan 10 finalis dari lima sektor utama.

Ini dilakukan menciptakan akses terhadap perawatan kesehatan, membangun ekonomi biru, menutup kesenjangan dalam penyertaan keuangan, memungkinkan akses energi, peningkatan produktivitas pertanian dan menjamin ketahanan pangan mereka telah terpilih dan akan berpresentasi di depan juri pada hari ke-2 Summit, di mana pemenangnya akan dipilih melalui berbagai kriteria penilaian dari kekuatan bisnis dan tim, potensi untuk berdampak, penilaian pasar, dan model pendapatan.

Pemenang Sankalp Awards akan mendapatkan hadiah seperti networking, bantuan pengembangan kapasitas, bimbingan dan masih banyak lagi. Tahun ini, tiga dari 10 finalis adalah perusahaan Indonesia.


(AHL)