BTN Edukasi Literasi Keuangan ke Pelajar

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 04 Aug 2018 10:32 WIB
btn
BTN Edukasi Literasi Keuangan ke Pelajar
Suasana pembekalan dan pelepasan siswa mengenal nusantara Provinsi Bengkulu ke Provinsi Sulawesi Barat (Foto: BTN)

Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN mengajak siswa mengenal nusantara dengan memperkuat jiwa nasionalisme dan cinta Tanah Air. Tidak hanya itu, BTN  juga mengedukasi literasi keuangan ke para pelajar. Edukasi tersebut digaungkan melalui program Siswa Mengenal Nusantara (SMN).

Program yang sudah dilaksanakan sejak 2015 merupakan program pertukaran siswa yang diinisiasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertujuan menanamkan rasa bangga dan cinta Tanah Air kepada siswa SMA/SMK/SLB.

"Tahun ini, BTN melibatkan 23 siswa-siswi Provinsi Bengkulu yang terpilih dari 60 siswa yang telah diseleksi mengikuti program SMN untuk diberangkatkan ke Mamuju, Sulawesi Barat," tutur Direktur BTN Dasuki Amsir, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Program BUMN Hadir untuk Negeri mengajak siswa tersebut mengikuti rangkaian kegiatan SMN selama kurang lebih 12 hari di Mamuju dan di Jakarta. Pihaknya berharap mereka mendapat pengalaman berharga dengan belajar dan mengeksplorasi seni dan budaya daerah lain dan mengenal beragam potensi ekonomi dan wisata daerah.

Lebih lanjut, Dasuki mengapresiasi jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu yang terlibat dalam kesuksesan Program SMN di Bengkulu, mulai dari proses seleksi, pelepasan hingga penerimaan SMN. Ia menilai kerja sama dan koordinasi serta kekompakan yang ditunjukkan Pemprov Bengkulu sangat baik dan sangat mendukung program SMN.

"Kami harapkan Bengkulu dapat lebih maju dan berkembang lewat Progam BUMN Hadir untuk Negeri," kata Dasuki. Siswa yang terpilih mengikuti SMN sebanyak 23 orang, di antaranya 20 pelajar yang duduk di kelas XI dan tiga pelajar difabel dari SLB.  

Para siswa SMN dari Bengkulu di Mamuju dijadwalkan akan mengunjungi sejumlah lokasi penting, di antaranya objek wisata Lombang-lombang, Alam Kanang, Pulau Karampuang, Pantai Manakarra, dan situs sejarah seperti Masjid Imam Lapeo, dan study tour melihat langsung pabrik cokelat dan beras, serta studi banding ke sejumlah sekolah unggulan di Mamuju.

Para siswa juga mendapat kesempatan untuk belajar mengenai proses tenun Sutera Mandar khas Mamuju. Selama di Mamuju, para siswa akan didampingi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI. Adapun program SMN tahun ini berbeda karena sarat dengan ilmu yang diharapkan dapat lebih menguatkan jiwa nasionalisme.

"Yang di antaranya materi bela negara seperti penerapan ideologi Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari dan nilai-nilai kebangsaan yang bisa meningkatkan kecintaan mereka terhadap Tanah Air," kata Dasuki.

Setelah mengikuti rangkaian acara di Mamuju, para siswa Bengkulu akan melawat ke Kantor BTN di Jakarta. Mereka akan dibekali pengetahuan mengenai produk perbankan, sejarah BTN, dan peran serta BTN dalam mendukung pemerintah khususnya Program Sejuta Rumah.

"Literasi keuangan sangat penting diajarkan ke anak-anak, karena mereka sudah memiliki mimpi masa depan atau rencana-rencana khusus yang ingin mereka wujudkan dengan menabung," kata Dasuki.

Sementara itu, peserta SMN yang terpilih dari Mamuju akan diterima di Bengkulu untuk mempelajari keanekaragaman adat istiadat, kekayaan alam, dan nilai-nilai budaya di Bengkulu. "Bengkulu memiliki sejumlah situs sejarah perjuangan bangsa meraih kemerdekaan yang bisa mengingatkan generasi muda tentang perjuangan para pahlawan," pungkas Dasuki.


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

1 day Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA