Dua Kapal Pencuri Ikan Asal Filipina Ditangkap di Perairan Sulawesi

Desi Angriani    •    Rabu, 11 Apr 2018 19:10 WIB
perikanankelautan dan perikanan
Dua Kapal Pencuri Ikan Asal Filipina Ditangkap di Perairan Sulawesi
Ilustrasi kapal asing ditenggelamkan. (FOTO: ANTARA/Fiqman)

Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap dua kapal asing pencuri ikan di perairan laut  Sulawesi. Dua kapal asing ini berbendera Filipina ini ditangkap pada Sabtu, 7 April 2018 lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo mengungkapkan kedua kapal tidak memiliki satu pun dokumen perizinan penangkapan ikan saat diperiksa oleh tim KP Hiu Macan Tutul 001.

"Tidak ada izin melakukan penangkapan ikan di perairan Indonesia dari Pemerintah RI, sehingga kedua kapal selanjutnya di kawal dan diserahkan kepada Pangkalan PSDKP Bitung pada 9 April 2018," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 11 April 2018.

Kapal-kapal tersebut diduga melakukan pelanggaran di bidang perikanan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.

Namun demikian, satu unit pumpboat berhasil dilarikan ke ZEE Filipina. Dalam operasi yang bersamaan, tim KP Hiu Macan Tutul 001 juga mengamankan sembilan rumpon yang diduga milik kedua kapal tersebut.

Rumpon-rumpon dipasang secara ilegal di perairan laut Sulawesi dengan tujuan sebagai alat pengumpul ikan, sehingga kapal-kapal ilegal Filipina dengan mudah menangkap ikan dalam jumlah yang banyak.

Selanjutnya, dalam operasi tersebut rumpon-rumpon dipotong dan bagian atasnya (ponton) diamakan ke Pangkalan PSDKP Bitung.

"Rumpon-rumpon yang dipasang tidak sesuai ketentuan, akan mempengaruhi jalur migrasi/ruaya ikan. Karena ikan akan terkumpul di rumpon-rumpon yang dipasang, sehingga ikan yang bisa ditangkap nelayan menjadi berkurang," papar Nilanto.


(AHL)