Nilai Impor Naik 11,28% di April 2018

Kautsar Widya Prabowo    •    Selasa, 15 May 2018 13:19 WIB
bps
Nilai Impor Naik 11,28% di April 2018
Kepala BPS Suhariyanto. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia pada April 2018 mencapai USD16,09 miliar atau naik 11,28 persen dibandingkan dengan di Maret 2018. Kenaikan ini karena menguatnya nilai impor migas dan nonmigas masing-masing sebesar USD81,1 juta (3,62 persen) dan USD1,55 miliar (12,68 persen).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan impor nonmigas April 2018 tercatat menguat mencapai USD13,77 miliar atau naik 12,68 persen dibandingkan dengan posisi Maret 2018.

"Peningkatan impor nonmigas terbesar adalah golongan mesin dan peralatan listrik USD315,3 juta. Sedangkan penurunan terbesar adalah golongan kapal laut dan bangunan terapung sebesar USD47,7 juta," ujarnya di Gedung BPS, Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.

Ia menambahkan untuk impor migas April 2018 mencapai USD2,32 miliar atau naik 3,62 persen dibandingkan dengan Maret 2018 dan naik 40,89 persen dibandingkan dengan April 2017.

"Peningkatan impor migas dipicu oleh naiknya nilai impor hasil minyak sebesar USD124,1 juta dan gas sebesar USD4,8 juta. Sedangkan untuk impor minyak mentah turun USD47,8 juta," paparnya.

Lebih lanjut, tutur Suhariyanto, negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari hingga April 2018 ditempati Tiongkok dengan nilai USD13,92 miliar, Jepang USD5,98 miliar, dan Thailand USD3,45 miliar. 

"Impor nonmigas dari ASEAN sebesar 20,50 persen, sementara Uni Eropa 9,21 persen," tuturnya.

Selain itu, nilai impor semua golongan pengunaan barang baik konsumsi, bahan baku dan barang modal selama periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing 26,09 persen, 21,86 persen, dan 31,04 persen.


(AHL)