Pelindo III Siapkan Tarif Khusus Peti Kemas di Tanjung Perak

Husen Miftahudin    •    Kamis, 10 Jan 2019 23:28 WIB
kemenhub
Pelindo III Siapkan Tarif Khusus Peti Kemas di Tanjung Perak
Pelabuhan Belawan. (Medcom/Budi Warsito).

Jakarta: PT Pelabuhan Indonesia III atau Pelindo III berencana memberlakukan tarif khusus untuk biaya handling (penanganan) transhipment peti kemas domestik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur. Hal tersebut sebagai upaya Pelindo III untuk menurunkan biaya logistik dari sisi biaya kepelabuhanan.

Menurut Direktur Utama Pelindo III Doso Agung, Pelabuhan Tanjung Perak memiliki letak strategis sebagai penghubung wilayah barat dan timur Indonesia. Dengan adanya tarif khusus tersebut, diharapkan mampu menurunkan biaya pengiriman barang dan daya saing logistik di wilayah timur Indonesia.

Namun demikian, Doso Agung mengakui besaran tarif khusus tersebut masih dalam proses finalisasi. Bila rampung, dia berjanji akan segera mengumumkan tarif khusus peti kemas kepada para pengguna jasa.

"Besarannya masih dirumuskan oleh tim internal. Yang pasti, (tarif khusus) akan diumumkan dalam waktu dekat ini dan berlaku untuk penanganan antarterminal di Pelabuhan Tanjung Perak," ujar Doso Agung dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019.

Ia menambahkan, saat ini Pelabuhan Tanjung Perak menangani 72 jalur pelayaran peti kemas domestik. Kondisi itu membuat Pelabuhan Tanjung Perak memiliki peran penting dalam distribusi logistik ke berbagai wilayah Indonesia.

"Sekitar 75 persen menuju ke wilayah timur Indonesia. Artinya, biaya penanganan muatan di Pelabuhan Tanjung Perak sedikit banyak akan berpengaruh pada biaya logistik," jelasnya.

Sementara itu, pakar maritim dari Institut Teknologi Sepuluh November, Saut Gurning menyebut pemberlakukan tarif khusus merupakan usaha positif.

"Bagaikan udara segar bagi para pemilik barang serta operator pelayaran di tengah berbagai kesulitan pasar, serta tingginya beban usaha jasa angkutan peti kemas nasional selama ini," katanya.

Dia bilang, upaya Pelindo III dapat memberikan optimisme baru bagi pelaku usaha peti kemas untuk tetap eksis mendukung geliat logistik maritim nasional.

"Secara khusus, rencana efisiensi biaya penanganan kontainer tersebut jelas akan memberikan dampak menguatnya preferensi pemilik barang dan pelayaran terhadap sejumlah terminal kontainer di Tanjung Perak, sebagai opsi menarik untuk lokasi alih muat (transhipment) kontainer domestik Indonesia," tutup Saut.


(SAW)


Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss
World Economic Forum 2019

Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss

2 hours Ago

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga menegaskan Indonesia siap menyongsong era revolusi i…

BERITA LAINNYA