Perkembangan Harga Komoditas Pangan dalam Dua Tahun Terakhir

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 05 Dec 2018 19:08 WIB
berita kementan
Perkembangan Harga Komoditas Pangan dalam Dua Tahun Terakhir
Ilustrasi: Pedagang bawang merah (Foto:Antara/Prasetia Fauzani)

Jakarta: Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) memantau perkembangan harga komoditas pangan dalam dua tahun terakhir (2017-2018). Beberapa komoditas pangan mengalami penurunan harga.

Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), harga beras pada November 2018 cenderung mengalami penurunan jika dibandingkan periode yang sama tahun 2017. Tercatat, harga beras umum pada pekan keempat November 2017 Rp13.455/kilogram, turun menjadi Rp11.501/kilogram pada waktu yang sama.

"Dan ini kita harapkan walaupun sekarang ada kecenderungan harga naik, tapi kenaikan sangat kecil sekali. Mudah-mudahan sampai akhir tahun tidak sampai Rp12 ribu," kata Agung pada jumpa pers di Ruang Rapat Nusantara 2 Gedung E, Kementan, Jakarta, Rabu, 5 Desember 2018.

Untuk harga minyak goreng curah pada pekan keempat November 2018 tercatat Rp11.802/kilogram. Harga tersebut turun jika dibandingkan waktu yang sama tahun sebelumnya, yaitu Rp12.478/kilogram.

Komoditas gula pasir juga mengalami penurunan. Tercatat, harga gula pada minggu keempat November 2018 yaitu Rp13.373/kilogram turun menjadi Rp13.990/kilogram pada waktu yang sama tahun sebelumnya.

Sementara untuk harga daging sapi pada minggu keeempat November 2018 yaitu Rp114.893/kilogram. Angka tersebut turun dari sebelumnya pada waktu yang sama, yaitu Rp115.287/kilogram.

Cabai merah juga mengalami penurunan sebesar 6,89 persen. Jika pada pekan keempat November 2017 tercatat Rp35.098, sekarang harga cabai merah tercatat Rp32.680.

Penurunan juga dialami oleh bawang merah. Tercatat, saat ini harga bawang merah sebesar Rp26.152/kilogram, turun dari tahun sebelumnya, yaitu Rp27.440/kilogram.

"Namun, sekarang petani bawang merah dan cabe sangat kasihan. Karena harga di tingkat petani sangat rendah. Contoh, di Jawa Timur harga cabe cuma Rp7-8 ribu per kilo," kata Agung.

Adapun komoditas yang mengalami kenaikan yaitu telur dan daging ayam ras, cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih.

Untuk harga daging ayam ras pada pekan keempat November 2017 tercatat Rp31.324/kilogram. Pada waktu yang sama tahun ini, harga daging ayam mengalami kenaikan 5 persen atau sebesar Rp32.797/kilogram.

"Daging ayam ras. Ini yang agak naik ya. walaupun ada pemberitaan di pasar Kosambi dan Gondangdia mencapai Rp35 ribu. Tapi secara nasional Rp32 ribu," katanya.

Telur ayam juga mengalami kenaikan. Pada pekan keempat November 2018, harga telur tercatat Rp23.296/kilogram, atau naik dari tahun sebelumnya, yaitu Rp22.174/kilogram.

Kemudian harga cabai rawit juga mengalami kenaikan. Pada pekan keempat November 2018, harga cabai rawit tercatat Rp30.722/kilogram, atau naik sebesar 14,85 persen dari tahun sebelumnya, yaitu Rp26.749/kilogram.

"Ini yang menarik ini. Dulu (pekan keempat 2016) mencapai Rp52 ribu. Ini masih normal," ujarnya.

Harga bawang putih pada pekan keempat November 2018 tercatat Rp26.017 atau naik sekitar 2,88 persen jika dibandingkan tahun sebelumya, yakni Rp25.289.

"Bawang putih dulu pernah tinggi sekali Rp38 ribu (tahun 2016). Tapi 2017 sampai sekarang hampir-hampir sama," ujar dia.


(ROS)

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

37 minutes Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA