Menko Darmin Sebut Pelemahan Rupiah karena Pernyataan Powell

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 08 Mar 2018 15:23 WIB
kurs rupiah
Menko Darmin Sebut Pelemahan Rupiah karena Pernyataan Powell
Jerome Powell. (Dok: AFP).

Jakarta: Menko Perekonomian Darmin Nasution menyebut penyebab utama pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir hingga melewati level Rp13.700 per USD karena pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell.

"Itu si Powell ngomong macam-macam," kata Darmin ditemui di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis, 8 Maret 2018.

Darmin mengatakan bila dilihat dari faktor dalam negeri, maka tak ada alasan bagi mata uang Garuda untuk mengalami pelemahan, sebab data ekonomi Indonesia saat ini menunjukkan angka yang baik dan seharusnya menunjang kenaikan mata uang rupiah. Dia mengatakan pelemahan mata uang rupiah lebih disebabkan karena faktor eksternal yang membuat pasar keuangan berspekulasi.

"Bukan karena kita persoalannya, karena asal persoalannya dari luar," tutur Darmin.

Seperti diketahui belakangan ini pasar keuangan dihebohkan dengan pernyataan Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell yang mengindikasikan akan menaikan suku bunga, kemudian ada juga rencana Presiden AS Donald Trump terkait reformasi pajak serta upah buruh.

Faktor tersebut telah menciptakan sentimen di pasar keuangan, sehingga yang terjadi yakni pelaku pasar keuangan yang selama ini menaruh dananya di Indonesia, memilih menarik dananya untuk kembali diinvestasikan ke negeri Paman Sam karena dianggap lebih menjanjikan. Pulangnya dana asing tersebut membuat USD menguat dan melemahkan mata uang negara lain, termasuk Rupiah.


(SAW)