ISEI Harus Dorong Pemda Investasi di 10 Destinasi Wisata Bali Baru

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 12 Mar 2018 10:00 WIB
bali
ISEI Harus Dorong Pemda Investasi di 10 Destinasi Wisata Bali Baru
Illustrasi. Antara/Fikri Yusuf.

Jakarta: Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro mengajak Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) ‎harus bisa ‎mengeluarkan pemahaman kepada kepala daerah untuk bisa investasi di sektor pariwisata. Karena, efeknya akan menggerakkan ekonomi daerah.

"A‎pakah itu dari APBD-nya maupun dengan cara mengundang kalangan swasta untuk berinvestasi. “Saya kira itu peran-peran yang bisa dilakukan oleh pengurus ISEI di daerah," kata Bambang, dalam keterangan resminya, Minggu, 11 Maret 2018.

Menteri Bambang  menyatakan untuk memperkuat sumber devisa Indonesia jangan berhenti pada ekspor barang, tapi juga harus lebih dikembangkan ke ekspor jasa. Di sinilah peran penting sektor pariwisata yang sebenarnya bisa menjadi sumber devisa dan juga memperkuat sumber devisa.

Dia mengaku, upaya pemerintah daerah menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendatangkan investasi tidak hanya diarahkan untuk membangun kawasan industri atau mendatangkan pabrik-pabrik saja, tapi juga sektor pariwisata.

"Tourisme merupakan kategori ekspor jasa karena akan menghasilkan devisa untuk Indonesia untuk bisa memperkuat rupiah secara permanen," ucap Bambang.

Sejauh ini, lanjut Bambang, lonjakan kunjungan turis ke Indonesia masih belum spektakuler seperti Jepang, karena sektor pariwisata Indonesia masih sangat bergantung pada Bali. Hal tersebut terjadi,karena daerah lain kurang melakukan eksplorasi, mengembangkan, serta kurang mempromosikan sektor pariwisata di daerahnya.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan sektor pariwisata agar lebih meningkat lagi, saat ini pemerintah fokus membangun 10 destinasi wisata yang disebut sebagai Bali Baru. Sepuluh destinasi wisata yang menjadi prioritas pemerintah untuk dikembangkan meliputi Danau Toba (Sumatera Utara), Belitung (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Candi Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo (Jawa Timur), Mandalika Lombok (NTB), Pulau Komodo dan Labuan Bajo (NTT), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Untuk membangun 10 destinasi wisata Bali Baru, dia memaparkan, tentunya membutuhkan waktu untuk bisa mendatangkan modal.  Oleh karenanya, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum ISEI yang baru, Bambang mengajak pengurus ISEI di daerah bisa mendorong pemerintah daerah memprioritaskan  pembangunan ke sektor swasta.

"Jadi dari hal-hal kecil, kita sebenarnya bisa membantu memperkuat sumber devisa melalui ekspor jasa yang namanya pariwisata," pungkas Bambang.


(SAW)