Investor Inggris Bidik Investasi di Indonesia

   •    Minggu, 20 Nov 2016 11:01 WIB
indonesia-inggris
Investor Inggris Bidik Investasi di Indonesia
London. AFP PHOTO/Daniel Leal-Olivas.

Metrotvnews.com, London: Dubes RI di London Dr. Rizal Sukma berkunjung ke Gloucestershire, salah satu kota terdepan di bidang energi terbarukan dan teknologi informasi di Inggris yang berusaha membidik Indonesia sebagai destinasi investasi.

"Kehadiran Dubes Rizal Sukma di Gloucestershire untuk memenuhi undangan Ketua Kaukus Indonesia Parlemen Inggris Richard Graham MP," kata Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI London, Dethi Silvidah Gani kepada Antara London, Minggu, (20/11/2016). 

Kunjungan Dubes ke Gloucestershire, untuk menyaksikan salah satu kota terdepan di bidang energi terbarukan dan teknologi informasi di Inggris.

Richard Graham yang juga merupakan anggota Parlemen Inggris dapil Gloucestershire sekaligus Utusan Khusus Perdana Menteri Inggris bidang perdagangan untuk  ASEAN dan RRT menyatakan berbagai raihan ekonomi dan kian terbukanya peluang bisnis di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai salah satu pilihan destinasi investasi terbaik.

Pernyataan Richard Graham tersebut terbukti dengan tingginya animo dan antusias pebisnis Gloucestershire mengikuti Temu Usaha-Peluang Investasi Indonesia yang dibuka Dubes Rizal Sukma.

Ajakan Dubes Rizal Sukma untuk berinvestasi di Indonesia dikuatkan John Little, Managing Director perusahaan teknologi refuelling ternama dunia asal Gloucestershire Fluid Transfer yang berbagi pengalaman sukses berbisnis di Indonesia di sesi diskusi.

Selain kalangan bisnis, ekspansi ke Indonesia juga diminati lembaga pendidikan Gloucestershire. Rektor Gloucestershire University, Stephen Marston, meminta sesi khusus dengan Dubes Rizal Sukma guna bicarakan rencana kerja sama dengan beberapa universitas di Indonesia.

Baca : Jokowi Ajak Pengusaha Inggris Investasi di Indonesia

Mengakhiri kunjungan, Dubes Rizal Sukma berkunjung ke kantor dua perusahaan besar Inggris berbasis di Gloucestershire, yaitu perusahaan cyber security BAE Systems dan perusahaan energi Tidal Lagoons Power. Keduanya berkeinginan untuk menjajaki perluasan bisnis di Indonesia.



(SAW)