Bangun Terminal Kargo, DHL Express Kucurkan Rp65,75 Miliar

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 20 Sep 2016 19:25 WIB
terminal petikemas
Bangun Terminal Kargo, DHL Express Kucurkan Rp65,75 Miliar
DHL Express. FOTO ANTARA / Ujang Zaelani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Perusahaan penyedia jasa pengiriman, DHL Express Indonesia mengeluarkan dana investasi sebesar USD5 juta atau setara Rp65,75 miliar (Rp13.150 per USD).  Dana yang dikeluarkan untuk mendukung operasional perusahaan dengan membuka terminal kargo (Gateway) 530.

Gateway 530 memiliki kemampuan mengelola dua kali lipat pengiriman kargo dibandingkan dengan kargo yang ada di Jakarta. Gateway 510. Berdiri di atas lahan seluas 1.353 meter persegi. Gateway 530 mampu menangani hngga 20 juta kilogram (kg) kargo dan memproses 2 juta pengiriman kargo per tahun. 

‎CEO DHL Express Asia Pasific, Ken Lee menerangkan, pembukaan gateway 530 merupakan ekspansi dari Jakarta gateway 510 yang sudah lama beroperasi. Karena, kapasitas yang sudah penuh ‎dan pertumbuhan volume tinggi dalam beberapa tahun terakhir. 

"Jakarta Gateway 530 akan memungkinkan pelaku bisnis lokal untuk melakukan perdagangan dengan mitra mereka di seluruh dunia dengan mudah," kata Ken dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Ken mengaku pembukaan Gateway ini untuk mendukung pelaku usaha kecil dan menengah‎ (UKM) yang mempunyai peranan sangat penting dalam ekonomi Indonesia. Porsi UKM pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 58 persen. 

"Fasilitas baru ini memungkinkan kami untuk mendukung kebutuhan ekspor dan impor yang terus tumbuh di indonesia dengan menyediakan akses yang lebih besar ke pasar internasional," jelas Ken. ‎

Senior Technical Advisor DHL Express indonesia, Ahmad Mohammad menambahkan, pada hari ini menjadi tonggak bersejarah untuk DHL Express indonesia. Hal itu dikarenakan, selama bertahun-tahun perusahaan terus berusaha untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar. 

"Dengan gateway baru ini kami akan lebih baik mengelola pengiriman dari sektor UKM yang terus meningkat dan mendukung ekspansi mereka ke pasar internasional serta membantu mereka memasuki pasar global. Dengan dukungan dari Kemenhub, Ditjen Perhubungan Udara, Angkasa Pura II, dan Diretorat Jendra Bea dan Cukai," pungkas Ahmad Mohammad.‎



(SAW)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA