Menhub Minta Seluruh Taksi Online Lakukan Uji KIR

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 08 Mar 2018 17:05 WIB
transportasi
Menhub Minta Seluruh Taksi <i>Online</i> Lakukan Uji KIR
Menhub Budi Karya Sumadi ANT/Wahyu Putro.

Surabaya: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta seluruh supir taksi online menaati peraturan untuk melakukan uji kendaraan berkala atau KIR dan memiliki SIM A umum.

Pemerintah telah membuat program uji KIR gratis selama sebulan untuk taksi online dan kendaraan angkutan umum konvensional untuk melakukan uji tersebut.

Menurut Budi seharusnya para supir taksi online menaati aturan yang ada. Apalagi, pemerintah telah mempermudah dengan menggratiskan biaya uji KIR tersebut.

Selain itu ketika kendaraan lulus uji KIR pun, kata Budi, tanda lulus uji tidak lagi diketok di mesin, namun hanya dikalungkan di kabel. Sehingga tidak membuat harga jual kendaraan itu jatuh.

"Selama ini ada perbedaan-pendapat tentang mereka itu mahal simnya, susah KIR. Oleh karena itu kita fasilitasi. Harapannya mereka ikut aturan," kata Budi di UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor Wiyung, Surabaya, Kamis 8 Maret 2018.

Budi menekankan, pemerintah melakukan aturan yang ketat ini bertujuan untuk keselamatan penumpang dan supir. Oleh karena itu, ia meminta seluruh supir taksi online menaatinya.

"Kami minta juga para driver para aplikator juga taat azaz. Di mana-mana ada aturan," tutup dia.

Sebelumnya, di Tangerang, Budi menuturkan pengemudi taksi online memiliki tugas berat. Selain mencari nafkah, mereka juga harus melayani masyarakat. Oleh karena itu pemerintah menginginkan angkutan umum memenuhi syarat yang telah diatur.

"Kemarin kita sudah berikan layanan SIM subsidi sekarang uji KIR. Paling tidak akan hadir di 10 kota di antaranya Jakarta, Bandung, Makasar, Medan, Semarang, Denpasar, Pekanbaru, Palembang, Yogjakarta, dan Surabaya," jelasnya.

Budi menambahkan proses pengujian sebelumnya di Batu Ceper, Tangerang sangat bagus dan cepat sebab hanya memakan waktu 10 menit.

 


(SAW)