Teror Bom, Indonesia Masih Aman untuk Tujuan Wisata

Desi Angriani    •    Rabu, 16 May 2018 14:26 WIB
terorismepariwisata
Teror Bom, Indonesia Masih Aman untuk Tujuan Wisata
Ilustrasi. (Foto: Antara/Teresia May).

Jakarta: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memastikan Indonesia masih aman sebagai tempat tujuan wisata. Hal ini menyusul travel advice atau peringatan keamanan dari sejumlah negara terhadap serangkaian aksi terorisme secara beruntun di Surabaya, Sidoarjo, dan Riau.

"Jadi, kalau masih levelnya travel advicery, masih aman," ucap Arief di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Menurutnya travel advice merupakan peringatan ringan bagi negara yang sedang mengatasi aksi terorisme. Jika kondisi Indonesia kembali kondusif maka peringatan tersebut akan dicabut.

Travel Advice tersebut dikeluarkan oleh 12 negara di antaranya Amerika , Inggris, Australia, Singapura, Malaysia, dan Hong Kong.

"Jadi itu masih dalam mengingatkan, belum melarang," imbuh dia.

Arief menyebut aksi teror belum berdampak terhadap pengurangan jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia. Namun larangan bepergian ke Bali atau travel warning akibat letusan Gunung Agung sempat menyebabkan penurunan angka wisatawan.

"Terakhir, erupsi Gunung Agung itu travel warning, sekarang advicery," tutupnya.

Adapun kelompok teroris kembali menyerang kepolisian di Markas Polda Riau dengan melukai dua aparat dan dua wartawan. Sebelumnya, serangkaian aksi teror menyerang Surabaya. Bom meledak di tiga gereja, rumah susun, dan Mapolresta Surabaya dengan menewaskan 28 orang.

 


(AHL)