Pemerintah Putuskan Dana Talangan BPJS Kesehatan Pekan Depan

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 09 Aug 2018 19:47 WIB
bpjs kesehatanbpjs
Pemerintah Putuskan Dana Talangan BPJS Kesehatan Pekan Depan
Menkeu Sri Mulyani. MI/SUSANTO.

Jakarta: Pemerintah akan memutuskan dana talangan untuk Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pekan depan. Keputusan akan diambil setelah adanya audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Kita tunggu saja dulu satu minggu ya atau dalam waktu dekat ini BPKP akan menyampaikan kepada kita dan kita akan melihat angkanya ya," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ditemu di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Agustus 2018.

Dirinya menambahkan, pemerintah ingin melihat secara detail tagihan yang sudah dibayarkan sampai dengan Juli 2018. Dengan mempertimbangkan berbagai komponen, pemerintah baru akan mengambil langkah apakah akan menyuntikan dana ke BPJS Kesehatan.

"Kemudian kita juga ingin melihat polanya selama ini ke belakang sehingga kita juga bisa melihat sebetulnya tren dari masyarakat dalam menggunakan fasilitas kesehatan itu seperti apa," jelas dia.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris menyebutkan anggaran yang direncanakan sudah berimbang. Setiap tahunnya BPJS Kesehatan telah menyusun rencana kerja bersama Menkeu, Menteri Kesehatan, dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN).

"Prinsipnya pelayan kepada masyarakat itu berjalan terus menerus jangan pelayan berhenti, itu prinsip kita pemerintah. Soal dari mana sumbernya dan bagaiman penyelesaiannya itu bagian kami, pemerintah. BPJS kan bagian dari pemerintah, ada kemenkeu, kemenkes," ungkapnya.

Merujuk dari Rencana Kinerja dan Anggaran Tahunan BPJS Kesehatan 2018, pendapatan ditargetkan mencapai Rp79,77 triliun dan pembiayaan sebesar Rp87,80 triliun yang artinya defisit sekitar Rp8,03 triliun.

 


(SAW)


Qatar Janjikan Investasi USD15 Miliar di Turki
Di Tengah Krisis

Qatar Janjikan Investasi USD15 Miliar di Turki

8 hours Ago

Pejabat Turki mengatakan Qatar telah menjanjikan investasi senilai USD15 miliar berupa investas…

BERITA LAINNYA