Empat Tantangan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

   •    Jumat, 13 Apr 2018 15:23 WIB
infrastrukturkementerian pekerjaan umum
Empat Tantangan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia
Ilustrasi. (Foto: Antara/Wahyu).

Depok: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan empat tantangan dalam pembangunan infrastruktur dasar di Indonesia.

"Pertama, disparitas antarwilayah terutama kawasan barat Indonesia dan kawasan timur Indonesia," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi dalam seminar nasional bertajuk Strategi Investasi Mewujudkan Infrastruktur Jalan yang Berkelanjutan di Kampus UI Depok, Jawa Barat, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 13 April 2018.

Tantangan kedua, yakni mengenai daya saing nasional yang perlu terus didorong di antaranya dengan peningkatan konektivitas.

Berikutnya, tingkat urbanisasi yang tinggi hingga mencapai 53 persen penduduk tinggal di kawasan perkotaan dan tantangan terakhir adalah pemanfaatan sumber daya yang belum optimal dalam mendukung kedaulatan pangan dan energi.

"Guna menjawab tantangan-tantangan tersebut, menempatkan infrastruktur sebagai prioritas kebijakan pembangunan nasional merupakan pilihan yang logis dan strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Pasalnya, menurut Arie, ketersediaan dan kualitas infrastruktur yang memadai, berkontribusi pada peningkatan daya saing infrastruktur Indonesia. "Infrastruktur yang semakin kompetitif merupakan kunci utama dalam menarik investasi ke Indonesia," tambah dia.

Daya saing infrastruktur Indonesia pada 2012-2013 menempati posisi 78. Namun, dalam kurun lima tahun berikutnya, yakni 2017-2018, Indonesia telah berada pada urutan 52 dari 137 negara.

Diharapkan peningkatan kualitas infrastruktur dalam negeri dapat menarik investasi ke Tanah Air yang telah memiliki predikat "layak investasi" dari sejumlah lembaga riset dunia.

 


(AHL)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA