Darmin Sebut Gudang Bulog Dipenuhi Beras Impor

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 20 Sep 2018 15:49 WIB
impor beras
Darmin Sebut Gudang Bulog Dipenuhi Beras Impor
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Jakarta: Menko Perekonomian Darmin Nasution menyebut gudang Perum Bulog saat ini penuh akibat beras impor. Ada sebanyak 1,4 juta ton beras hasil impor di gudang Bulog.
 
"Kalau dibilang gudang penuh, iya karena impornya 1,4 juta ton," kata Darmin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 20 September 2018.
 
Darmin menjelaskan, pada minggu ketiga Agustus, stok Bulog ada 2,2 juta ton. Jumlah itu terdiri dari 1,4 juta ton beras impor dan sisanya dari hasil dalam negeri.
 
Keputusan impor beras, lanjut dia, terakhir disetujui saat rapat bersama di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perkonomian. Saat itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan pimpinan Bulog hadir dalam rapat tersebut.
 
"Jadi perdebatan yang terjadi antara rekan-rekan saya, itu malah yang jadi pertanyaan. Loh beras ini impor kok, impor yang mana yang dibicarakan, enggak ada impor setelah putusan terakhir 28 Maret 2018 dan itu sudah dilaksanakan," jelas dia.

Baca: Menko Darmin: Tak Perlu Gaduh soal Impor Beras

Darmin mengatakan impor beras pada tahun ini diputuskan sebanyak 2 juta ton dan itu sudah disetujui melalui rapat sebanyak tiga kali. Kemudian, pemerintah gagal mengimpor 200 ribu ton beras dari India. Alhasil, hanya impor 1,8 juta ton.
 
Dari 1,8 juta ton itu, sebagian besar sudah masuk ke gudang Bulog. Kini, tinggal menunggu 400 ribu ton sisanya.
 
"Jadi maksudnya saya, yang diributkan ada yang enggak setuju impor, enggak ada lagi keputusan impor setelah itu, sedangkan dulu-dulu sudah jalan, dan diputuskan bersama, itu tidak ada yang tdak setuju, semua setuju karena semua sadar stok Bulog terlalu kecil," ucap dia.


(FZN)