Bank Mandiri Sebar Dana Rp2 Triliun di Jalur Mudik

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 06 Jun 2018 19:45 WIB
bank mandiri
Bank Mandiri Sebar Dana Rp2 Triliun di Jalur Mudik
Bank Mandiri. (MI/Angga Yuniar).

Jakarta: Selama Ramadan dan Lebaran ‎tahun ini, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyediakan dana Rp2 triliun di setiap titik ATM yang ada di jalur mudik. Perusahaan telah menyiapkan dana Rp57 triliun untuk kebutuhan hingga Idulfitri.

"Kita telah siapkan Rp57 triliun. Itu rata-rata Rp2 triliun per hari selama 15 hari lebaran. Angka itu lebih tinggi 10 persen bila dibanding‎ tahun lalu, karena waktunya itu lebih panjang," ucap Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, ditemui di Plaza Mandiri, Jakarta, Rabu, 6 Juni 2018.

‎Demi memaksimalkan pelayanan di Lebaran, menurut dia, perseroan juga membuka 320 cabang yang ada di seluruh Indonesia. "B‎egitu pula dengan 17 ribu ATM kita yang terus aktif selama Lebaran," jelas dia.

Untuk isi uang elektronik, Mandiri juga menyediakan di sepanjang jalan tol. Lalu, ada pengisian e-money di Alfamart dan Indomaret. "Itu kita berikan untuk top up e-money," pungkas dia.

Bank Mandiri siapkan dana Rp57 triliun untuk Ramadan dan Lebaran di tahun ini. Antisipasi tersebut akan diberlakukan selama 15 hari kerja pada 22 Mei sampai 20 Juni 2018

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan, alokasi dana tunai tersebut meningkat sekitar 90 persen dari jumlah yang disiapkan secara harian pada kondisi normal. Alokasi dana tunai yang disiapkan tersebut telah memperhitungkan kebutuhan dana masyarakat selama libur.

"Di antaranya untuk pembayaran gaji Mei dan Tunjangan Hari Raya (THR) pada sekitar awal Juni. Selain itu, kami juga mengantisipasi dampak dari panjangnya rentang waktu cuti bersama musim lebaran tahun ini, yakni sejak 11 Juni sampai 20 Juni," kata Hery.

Khusus pada mesin ATM, Hery melanjutkan, Bank Mandiri juga bakal meningkatkan ketersediaan uang tunai menjadi Rp1 triliun per hari, dari sekitar Rp900 miliar per hari untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan dana saat cuti bersama.

"Dari nilai itu, sebesar 40 persen dari jumlah dana itu akan didistribusikan di wilayah Jabodetabek, sementara 60 persen lainnya akan disalurkan ke kota-kota besar di Indonesia di luar Jabodetabek seperti, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali," jelas dia.


(SAW)