Mendag Beri Izin Impor Daging untuk Jaga Harga Jual

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 28 Mar 2018 18:38 WIB
telur ayam
Mendag Beri Izin Impor Daging untuk Jaga Harga Jual
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (MI/Arya Manggala).

Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita bakal memberikan izin impor daging untuk mengamankan pasokan daging menjelang momen puasa dan Lebaran yang biasanya mengalami peningkatan.

Izin impor tersebut tak diberikan secara cuma-cuma. Enggar mengatakan izin impor akan diberikan apabila penjual bisa memastikan jika harga daging dijual tak boleh melebihi Rp80 ribu per kilogram (kg).

"Saya akan minta siapa yang bisa impor daging beku dengan harga Rp80 ribu per kg, di luar itu tidak akan keluar izinnya," kata Enggar dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Maret 2018.

Enggar mengatakan apabila pengusaha tak bisa maka Kemendag akan menugaskan Perum Bulog untuk mengimpor daging. "Kalau enggak ada yang bisa, saya akan impor sendiri kalau enggak ada yang berani," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Pangan Strategis Juan Permata Adoe mengatakan antara daging segar dan beku sebenarnya sama saja. Bedanya yakni untuk daging segar merupakan hasil pemotongan di dalam negeri.

Juan mengatakan dari sisi daging, pasokan tertolong dengan adanya impor daging kerbau dari India sebanyak 100 ribu ton. "Apabila bulan depan impornya masuk 30-50 ribu ton itu sudah masuk harga acuan Rp80 ribu," kata juan.

Adapun stok sapi di dalam negeri saat ini yakni sebanyak 130 ribu ekor, jumah ini diperkirakan ampu untuk memenuhi kebutuhan di momen puasa dan lebaran yang jatuh pada bulan Mei dan Juni. Sementara untuk wilayah Jabodetabek, stok sapi yang disiapkam yakni sebanyak 90 ribu ekor.



(SAW)