Perdana, Kapal Kontainer Besar Sandar di Dermaga Pulau Baai Bengkulu

Safran Ansyori    •    Senin, 15 May 2017 11:21 WIB
kapal
Perdana, Kapal Kontainer Besar Sandar di Dermaga Pulau Baai Bengkulu
Kapal kontainer dengan bobot muatan 10 ribu ton kembali berlabuh di Dermaga Pulau Baai (Foto: MTVN/Safran Ansyori)

Metrotvnews.com, Bengkulu: Kapal kontainer dengan bobot muatan 10 ribu ton pada Minggu 13 Mei 2017 kembali berlabuh di Dermaga Pulau Baai, setelah hampir dua tahun terakhir tidak dapat masuk ke kolam pelabuhan milik PT Pelindo II Bengkulu karena terkendala pendangkalan alur.

Kapten Kapal Meratus Zamzami mengungkapkan, kendala mereka tidak dapat melancarkan kegiatan modal transportasi laut ke Bengkulu karena selalu terkendala alur. Pihaknya mengharapkan komitmen PT Pelindo II dan Pemerintah Daerah Bengkulu dapat serius dalam menjamin kelancaran arus transportasi dengan menjaga kedalaman alur hingga 10 meter.

"Bagi kami pihak kapal, bila kondisi alur pelabuhan terjamin kedalamannya merupkan modal utama dalam transportasi ini. Sebab, dengan kedalaman minus 10 meter kapal dengan bobot besar milik kami ini sudah barang tentu tidak dapat bersandar," ujarnya, Minggu 13 Mei 2017.

Tidak hanya sebatas kedalaman alur belaka yang dirawat, pemilik kapal mengharapkan pemerintah daerah turut merangkul pengusaha lokal untuk menggunakan modal transportasi laut, sehingga saat keluar dari pelabuhan Bengkulu kapal tidak hanya kosong muatan namun dapat mengangkut hasil bumi seperti palawija, kopi dan, kebutuhan pokok.

"Kalau saat ini setelah bongkar muatan, kapal kembali lagi ke Jakarta dalam kondisi kosong. Padahal dengan hasil bumi Bengkulu yang terkenal akan kopi dan ladanya itu bisa memanfatkan jasa transportasi laut yang jauh lebih efisien," harap Zamzami.

Diposisi berbeda, manajemen PT Pelindo II Bengkulu mengaku akan berupaya meyakini perusahaan besar di Pulau Jawa untuk memanfaatkan jasa transportasi laut. Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu disebutkan masuk dalam posisi strategis menopang ekonomi sejumlah provinsi.

"Untuk meyakini pengusaha bahwa pelabuhan ini sudah siap menampung kapal besar, saya turun langsung meyakini mereka hingga ke Surabaya," kata GM Pelindo II Bengkulu Drajat Sulistyo.

 


(ABD)