Pemerintah Gaet 50 Investor e-Commerce Jepang

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 12 Sep 2017 13:10 WIB
startupe-commerce
Pemerintah Gaet 50 Investor <i>e-Commerce</i> Jepang
Pemerintah Gaet 50 Investor e-Commerce Jepang. (FOTO: MTVN/Dian Ihsan Siregar)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia sangat serius dalam menjaring investor e-Commerce dari Asia untuk mendatangkan banyaknya investasi ke negeri ini, sehingga memberikan dampak yang besar bagi ekonomi bangsa.

Keseriusan ini dilihat oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara. Sehingga Pemerintah Indonesia ingin menggandeng 50 investor yang didatangkan dari Jepang melalui Japan Enternal Trade Organization (Jetro).

‎"Kita lebih serius ingin menjaring investor e-commerce dari Asia. Makanya kita gandeng Jetro, ada kurang 50 orang yang nantinya berhadapan dengan startup di Indonesia. Kemudian dikuras, dipilih, dan dibuat profile-nya semakin menjual. Jadi cara deal potensial kita dengan investor lebih rapi lagi," ungkap Rudiantara, ditemui di Ayana MidPlaza Hotel, Sudirman, Jakarta, Selasa 12 September 2017.

Rudiantara mengaku, dengan cara menggandeng Jetro merupakan langkah awal untuk menjadi besar. Sehingga, perusahaan rintisan atau startup di Indonesia bisa menjadi lebih besar, seperti GoJek dan Tokopedia.

"Siang ini akan ada one on one meeting, startup dari Indonesia sekitar 45 orang, itu akan berbicara dengan investor 50 orang dari Jetro. Itu ada ruangan mainnya kayak seperti catur, nanti akan bertanya soal aplikasi apa dan butuh dana berapa. Ini adalah langkah awal yang nantinya akan jadi besar. Dan juga baru mau mulai startup, semuanya kerja sama 'menjual' dengan cara ini," tutur Rudiantara.

Tak hanya itu, tambah Rudiantara, Indonesia juga akan datang ke negara-negara yang potensial untuk mendatangi investor. Makin banyak investor yang akan berinvestasi di Indonesia, maka makin baik ekonomi Indonesia.

‎"Kita proaktif datang ke rumahnya, negaranya untuk mencari investor. Semakin banyak investasi ke sini, makin baik pula ekonomi negara kita. Itu yang akan kami lakukan," pungkas Rudiantara.

 


(AHL)