BPS Catat Devisa Karet Sumut Naik 66,66%

   •    Senin, 11 Sep 2017 12:01 WIB
bpsekonomi daerah
BPS Catat Devisa Karet Sumut Naik 66,66%
Gedung BPS (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Medan: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor karet dan barang dari karet Sumatera Utara periode Januari-Juli 2017 mengalami kenaikan sebanyak 66,66 persen dibandingkan dengan periode sama 2016 atau mencapai USD918,182 juta.

"Kenaikan nilai ekspor atau devisa dipicu naiknya penjualan ke berbagai negara dan termasuk adanya peningkatan harga jual," ujar Kepala Badan Pusat Statistik Sumut Syech Suhaimi, di Medan, seperti dikutip dari Antara, Senin 11 September 2017.

Paling besar ekspor karet dan barang dari karet itu adalah ke Amerika Serikat atau mencapai USD165,301 juta. Kemudian ke Jepang tercatat sebesar USD153,540 juta dan Republik Rakyat Tiongkok mencapai sebesar USD120,030 juta.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (Gapkindo) Sumut Edy Irwansyah mengatakan devisa karet dan barang dari karet itu selalu memberikan terbesar kedua setelah lemak dan minyak hewan/nabati. Menurut dia, harga ekspor karet di 2017 memang cenderung semakin membaik dibandingkan 2016.

Harga ekspor karet di 2017 sudah di kisaran USD2 per kg. Pada Januari 2017, misalnya, harga ekspor SIR 20 sudah menembus USD2,11 dan di Februari naik lagi menjadi sebesar USD2,20 per kg. Harga itu naik tinggi dibandingkan posisi Januari 2016 yang masih sebesar 1, 30 persen.

Meski harga sudah turun kembali atau tinggal USD1,49 per kg di Juli, tetapi harga di 2017 tetap lebih baik dari 2016. "Gapkindo memprediksi devisa karet dan barang karet Sumut sepanjang 2017 lebih tinggi dari 2016," pungkas Edy.


(ABD)