Pemprov Papua Keukeuh Minta 20% Divestasi Saham Freeport

   •    Rabu, 06 Sep 2017 08:46 WIB
freeport
Pemprov Papua <i>Keukeuh</i> Minta 20% Divestasi Saham Freeport
Ilustrasi (AFP PHOTO/OLIVIA RONDONUWU)

Metrotvnews.com, Jayapura: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua tetap meminta bagian 20 persen saham dari kesepakatan yang telah dicapai antara pemerintah pusat dan PT Freeport Indonesia mengenai divestasi saham sebesar 51 persen.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Hery Dosinaen mengatakan, Gubernur Papua Lukas Enembe telah menginstruksikan kepada pihaknya bersama Bupati Mimika dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas ESDM setempat melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan untuk membahas kepemilikan saham.

"Ini juga akan menjadi pergumulan panjang mengingat Pemprov Papua maupun Pemkab Mimika mempunyai tugas berat untuk membuat suatu regulasi daerah terkait pajak daerah dan regulasi yang menjadi lampiran dalam peraturan pemerintah," kata Hery, seperti dikutip dari Antara, Rabu 6 September 2017.

Hery menuturkan, Pemprov Papua meminta saham sebesar 20 persen dari besar saham yang belum didivestasikan yakni 41,6 persen. Posisi saat ini, Freeport Indonesia telah mendivestasikan saham sebesar 9,36 persen.

"Sebesar 20 persen saham itu nantinya akan dibahas dan duduk bersama kembali antara Pemprov Papua dengan Pemkab Mimika untuk pembagiannya seperti apa, termasuk juga dengan beberapa kabupaten lain di sekitar PTFI," ujar dia.

Dia menegaskan semua nantinya akan dikemas dalam suatu regulasi yang benar-benar baik dan harus melalui Pemprov Papua. Pasalnya keberadaan Freeport Indonesia di Papua sudah sangat lama sehingga sangat ironis bahwa Papua dengan kekayaan alam yang berlimpah tapi kehidupan masyarakat masih perlu kesejahteraan.

"Ini menjadi catatan penting untuk semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah agar membuat yang terbaik untuk Papua. Dengan demikian saham 20 persen ini akan bisa mengakomodir semua permasalahan di Papua baik keterisolasian, keterbelakangan dan kemiskinan bisa diatasi," tutup dia.


(ABD)