Jadi Decacorn, Grab Masih Raih Suntikan Modal

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 28 Feb 2019 16:03 WIB
grabekonomi indonesia
Jadi <i>Decacorn</i>, Grab Masih Raih Suntikan Modal
Illustrasi. Dok : AFP.

Jakarta: Menjadi perusahaan pertama di Asia Tenggara yang memiliki valuasi melebihi USD10 miliar, Grab masih akan mendapat suntikan modal lagi.

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan salah satu investor yang sudah menyuntikan dananya ke Grab berencana kembali memasukkan investasinya ke perusahaan penyedia jasa transportasi tersebut.

"Nanti kita ada announcment lagi untuk funding. Softbank salah satunya," kata Ridzki ditemui di Hotel Westin, Jakarta, Kamis, 28 Februari.

Namun demikian, Ridzki tidak mau menyebutkan berapa kucuran dana yang akan diterima Grab nanti. 

"Belum bisa disebut," ucap dia

Di sisi lain, sebagai perusahaan pertama yang sudah naik level ke decacorn, Grab akan terus memperbesar ekspansi bisnisnya. Untuk di Indonesia, Ridzki menuturkan, Grab melihat pasar Indonesia sangat besar. Grab pun bekomitmen untuk terus melakukan penetrasi di Indonesia.

"Kita melihat memang banyak area yang bisa kita kembangkan di Indonesia," ujar dia.

Lebih lanjut, Ridzki menambahkan, penetrasi yang akan dilakukan Grab adalah dengan berkolaborasi dengan Hyundai yakni membuat mobil listrik seperti yang dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

"Dan tentunya komitmen kita untuk investasi di Indonesia akan terus bertambah. Ya kita menyambut baik lah tanggapan baik dari Pak Luhut," pungkas dia.

Lampaui Go-Jek 

Perusahaan transportasi berbasis aplikasi, Grab, menjadi perusahaan decacorn pertama di Asia Tenggara. Hal tersebut diumumkan Grab dalam laman resminya.
 
Dikutip Medcom.id, Kamis, 28 Februari 2019, perusahaan jasa transportasi online ini mengklaim telah lompat level dari perusahaan unicorn menjadi decacorn.
 
Seperti diketahui, unicorn adalah sebutan bagi perusahaan rintisan atau startup yang valuasinya lebih dari USD1 miliar. Sementara, decacorn adalah sebutan bagi perusahaan startup yang valuasinya sudah mencapai USD10 miliar. 

"Grab, teman andalanmu di jalan, saat ini menjadi satu-satunya decacorn dan yang pertama di Asia Tenggara," demikian tertuang dalam pengumuman tersebut.
 
Padahal sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan tahun ini salah satu dari empat unicorn di Indonesia akan menjadi perusahaan decacorn. Go-Jek yang diprediksi akan menjadi perusahaan decacorn tersebut. Saat ini, valuasi Go-Jek sudah mencapai USD9,5 miliar.



(SAW)