Penumpang Melonjak, Frekuensi Penerbangan ke Bandara Banyuwangi Ditambah

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 15 Oct 2016 15:23 WIB
bandara
Penumpang Melonjak, Frekuensi Penerbangan ke Bandara Banyuwangi Ditambah
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. (FOTO: Istimewa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Frekuensi penerbangan ke daerah di ujung timur Pulau Jawa ditambah karena adanya lonjakan jumlah penumpang di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi.

Maskapai penerbangan pun mulai menambah frekuensi penerbangan menjadi empat kali sehari dibanding sebelumnya yang hanya tiga kali sehari per 30 Oktober 2016 dari Surabaya ke Banyuwangi.

"Dalam sehari ada penerbangan Garuda Indonesia dua kali, dan Wings Air dua kali. Totalnya empat kali dalam sehari. Pilihan waktunya juga makin lengkap dari pagi hingga sore hari," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (15/10/2016).

Menurut dia, penambahan frekuensi penerbangan ini akan memudahkan para wisatawan, dunia usaha, dan masyarakat luas untuk menuju ke Banyuwangi.

Di samping itu, juga semakin mendorong perekonomian Banyuwangi ke arah yang semakin baik yang menunjukkan geliat perekonomian di daerah tersebut.

Anas mengungkapkan, dengan beroperasinya terminal baru Bandara Blimbingsari Banyuwangi, ke depannya frekuensi maupun jumlah penumpang bakal terus meningkat. Saat ini, terminal baru berkonsep arsitektur hijau dengan nyaris tanpa AC tersebut sedang memasuki tahap akhir, dan dijadwalkan akan diresmikan pada awal 2017.

"Terminal baru akan menjadi ikon baru yang bisa menarik perhatian wisatawan. Ini adalah terminal bandara berkonsep hijau pertama di Indonesia. Tanpa AC dengan arsitektur yang sangat unik dan berkarakter," ujarnya.

Sekadar informasi, jumlah penumpang di Bandara Blimbingsari Banyuwangi terus mengalami peningkatan. Tercatat pertumbuhan penumpang melonjak hingga 1.308 persen dari hanya 7.826 penumpang (2011) menjadi 110.234 penumpang (2015).

Adapun hingga Agustus 2016, bandara tersebut telah melayani lebih dari 71.000 penumpang. Sampai akhir tahun, total jumlah penumpang diprediksi sedikitnya 120.000 orang.


(AHL)