Merchant Dilarang Mengutip Biaya Tambahan dalam Bertransaksi

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 06 Dec 2017 19:28 WIB
transaksi non tunai
<i>Merchant</i> Dilarang Mengutip Biaya Tambahan dalam Bertransaksi
Illustrasi Non Tunai. ANT/Puspa Perwitasari.

Jakarta: Bank Indonesia (BI) telah menetapkan besaran merchant discount rate (MDR) untuk penggunaan mesin electronic data capture (EDC). Hal ini sebagaimana diatur setelah diluncurkannya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang bertujuan untuk membuat transaksi menjadi lebih mudah dan murah.

Dalam aturan ini, transaksi MDR dalam on us atau menggunakan infrastruktur milik bank penerbit kartu maka akan dikenakan 0,15 persen. Sedangkan untuk transaksi off us atau menggunakan infrastruktur milik bank lain maka biaya yang dikenakan adalah satu persen.

"Kami mengimbau meski ada MDR, merchant tidak boleh mengenakan surcharge, kan yang off us sudah diturunkan maksimal satu persen,"  kata Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara ditemui di Hotel Westin, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Desember 2017.

Dengan biaya transaksi yang lebih murah, BI berharap jika mesin EDC yang banyak digunakan di satu merchant bisa dialihkan ke tempat lain. Hal ini akan membuat biaya yang harus dikeluarkan bank menjadi semakin efisien karena sistem pembayaran sudah saling terkoneksi.

Sementara itu, Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Santoso menyebut jika pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada merchant partner. Dengan demikian maka aturan BI bisa diimplementasikan oleh seluruh pihak tanpa terkecuali.

Menurut dia butuh waktu bagi para merchant untuk mengikuti aturan yang baru dirilis oleh BI. Namun begitu, Santoso memastikan jika nasabah atau customer tidak akan dikenakan biaya tambahan oleh merchant.

"Mengenai waktunya, tentu kami juga mendengar persiapan merchant khusus penyesuaian sistem rekonsiliasi di merchant. Sudah ada kebijakannya, tidak boleh kenakan surcharge, tentu akan kita edukasi dan diingatkan," pungkasnya.


(SAW)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA