Juli 2018, Perum Bulog akan Gelontorkan 55 Ton Beras Renceng

Kautsar Widya Prabowo    •    Senin, 09 Jul 2018 17:41 WIB
bulog
Juli 2018, Perum Bulog akan Gelontorkan 55 Ton Beras Renceng
Beras. Medcom/Kautsar.

Jakarta: Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau Perum Bulog akan menggelontorkan 55 ton produksi beras sachet atau beras renceng pada Juli 2018. Hal tersebut dilakukan dalam rangka uji coba.

Director Bisnis Development dan Industri Bulog Imam Subowo menjelaskan uji coba yang dilakukan selama satu bulan tersebut telah dilakukan di beberapa daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Sekarang kan masih uji pasar. Totalnya iya kira-kira segitu (55 ton)," ujarnya di Kantor BUMN, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018.

Ia menambahkan, saat ini produksi di Jawa Barat telah mencapai 11 ton dan Jawa Timur delapan ton. Perbedaan angka tersebut lantaran Jawa Barat sebagai lokasi pertama dikenalkan beras dengan ukuran 200 gram.

"Yang sudah ke masyarakat untuk Jawa Barat itu sekitar 11 ton, Jawa Timur mungkin sekitar delapan ton. Ini akan terus gerak," tambahnya.

Lebih lanjut, pada September Perum Bulog juga menargetkan dapat mendistribusikan beras renceng ke seluruh Indonesia dan akan dievaluasi respon masyarakat, meski pada Jawa Barat menunjukan respons yang positif.

Bulohg juga melihat respons dari masyarakat apakah ada permintaan ukuran dari yang saat ini dua ons, atau persoalan harga yang perlu dinaikkan atau diturunkan dengan harga Rp2.500 per renceng.

"Tentu nanti ada respons dari masyarakat, sebaiknya tiga ons, atau kira-kira nanti akan kita evaluasi beserta harganya," imbuhnya.

Namun pihaknya menekankan yang terpenting saat ini bukanlah target yang bisa dicapai, melainkan sesuai dengan visi Bulog dalam ketersedian pangan.  

"Untuk yang renceng ini target kita ketersedian dulu, jadi semuanya kita dorong titik harapannya ada dulu," pungkasnya.


(SAW)