Pemerintah Diminta Kaji Ulang Anggaran Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 12 Sep 2018 15:23 WIB
berita dpr
Pemerintah Diminta Kaji Ulang Anggaran Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018
Anggota Komisi XI DPR RI Willgo Zainar -- Foto: dok DPR RI

Jakarta: Anggota Komisi XI DPR RI Willgo Zainar meminta pemerintah meninjau ulang biaya penyelenggaraan pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) - World Bank (WB) 2018 di Bali yang mencapai Rp1 triliun.

Anggaran tersebut bisa dihemat untuk perbaikan sarana dan prasarana pascagempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Apalagi ruang fiskal untuk mendorong pertumbuhan terbatas.

“Kami menganjurkan agenda nasional pertemuan antara IMF dengan World Bank itu sebaiknya dipertimbangkan kembali, apakah separuhnya bisa digunakan untuk pemulihan daripada dampak gempa Lombok,” kata Willgo saat dikutip dari dpr.go.id, Rabu 12 September 2018.

Menurutnya, kedua lembaga ekonomi dunia tersebut akan memahami kondisi yang tengah dihadapi oleh Indonesia. Terlebih, agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan pengentasan kemiskinan.

“Yang konkret saja saya kira World Bank dan IMF akan memahami karena agendanya mengentaskan kemiskinan, masih linier dengan kondisi kita saat ini,” ungkapnya.

Selain itu, Willgo juga menyinggung masalah penutupan Asian Games yang dianggapnya sangat kontra-produktif. Di satu sisi, pemerintah berhasil membuat acara yang megah dan mendapat apresiasi dunia. Namun, di sisi lain pmerintah belum sepenuhnya melakukan pemulihan terhadap warga Lombok yang terkena bencana.

“Di tengah gemerlapnya pesta Asian Games yang luar biasa, sementara dunia menyorot pemerintah yang belum berhasil melakukan recover kepada masyarakat NTB yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian. Saya kira pesan-pesan seperti ini harus juga dijaga, karena kita ingin NTB bangkit,” ujar dia.


(Des)