RI Jalin Kerja Sama dengan UEA, Potensi Investasi USD5 Miliar

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 18 May 2017 17:51 WIB
indonesia-uea
RI Jalin Kerja Sama dengan UEA, Potensi Investasi USD5 Miliar
Menteri ESDM Ignasius Jonan usai melakukan pertemuan dengan Menteri Energi UEA H.E. Suhail Mohamed Al Mazrouei. MTVN/Annisa Ayu.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia menyatakan telah membuka jalan kerja sama dengan Uni Emirat Arab (UEA) untuk berbagai bidang. Potensi investasi yang masuk melalui kerja sama dengan UEA mencapai USD5 miliar.

Hal itu dikatakan Menteri ESDM Ignasius Jonan usai melakukan pertemuan dengan Menteri Energi UEA H.E. Suhail Mohamed Al Mazrouei. Ia mengatakan beberapa potensi investasi dari UEA memang akan masuk ke Indonesia. Salah satunya adalah sektor energi yakni migas.

"Pada hari ini kita membicarakan beberapa potensi investasi dari UEA di Indonesia termasuk dibidang migas," kata Jonan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis 18 Mei 2017.

Jonan menjelaskan, untuk sektor migas kerja sama yang akan dijalin oleh UEA di antaranya adalah pembelian langsung elpiji dan minyak mentah (crude oil), pengembangan industri hulu migas, dan pengambilan beberapa wilayah kerja migas baik di dalam maupun di luar negeri.

"Termasuk di bidang migas dan transaksi yang diharapkan Bapak Presiden yaitu pembelian langsung LPG dan pembelian langsung minyak dari ETNOC, National Oil Company (NOC) di Emirates, ke Pertamina. Jadi diharapkan tidak lewat pihak ke tiga. Di bidang migas juga pengembangan lapangan Rubi yang dikerjakan oleh Mubadala," jelas dia.

Selain di sektor energi, Jonan juga menyebutkan UEA juga berminat berinvestasi di sektor transportasi yakni pembangunan pelabuhan dan peningkatan penerbangan dari UEA ke Indonesia, serta perbaikan perjanjian perpajakan.

Sementara itu, Menteri Energi UEA, Suhail mengungkapkan melalui pertemuan ini telah membuka potensi besar pihaknya untuk berinvestasi di Indonesia.

Saat ini, ia menyebut investasi UEA di Indonesia sudah sekitar USD2 miliar. Dengan adanya kerja sama yang akan dijalin, pihaknya menghitung investasi yang akan dikucurkan ke Indonesia bisa mencapai USD5 miliar.

Investasi tersebut akan dialokasikan ke beberapa industri yakni pengembangan real estate, pengembangan tenaga surya, pengembangan pembangkit, investasi sektor migas dan investasi sektor pertanian.

"Ukuran investasi UEA saat ini di Indonesia sekitar USD2 miliar. Investasi potensial yang kami lihat dengan delegasi mencapai hingga USD5 miliar," kata Suhail.


(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA