Korea Tawarkan Perluasan Akses Pembiayaan UMKM Indonesia

   •    Jumat, 12 Oct 2018 14:04 WIB
pertumbuhan ekonomiekonomi indonesiaIMF-World Bank
Korea Tawarkan Perluasan Akses Pembiayaan UMKM Indonesia
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Nusa Dua: Korea Selatan melalui Industrial Bank of Korea menawarkan perluasan akses pembiayaan bagi UMKM di Indonesia dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan. Langkah itu diharpakan bisa memacu pertumbuhan UMKM lebih baik di masa mendatang, termasuk meningkatkan daya saing.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring setelah pertemuan bilateral dengan CEO Industrial Bank of Korea Kim Do Jin Korea Selatan, di Nusa Dua Bali, membenarkan Korea secara khusus menawarkan perluasan akses pembiayaan bagi para pelalu UMKM di Indonesia.

Di sela-sela pertemuan tahunan IMF-WB 2018, Meliadi menjelaskan, Industrial Bank of Korea memberikan prioritas khusus kredit bagi UMKM di Indonesia. Meliadi bersama CEO Industrial Bank of Korea Kim Do Jin sebelumnya membicarakan prospek kerja sama antara Industrial Bank of Korea dengan Kemenkop dan UKM dalam rangka perluasan akses pembiayaan bagi UMKM.

Untuk kepentingan itu, Industrial Bank of Korea akan membuka kantor cabangnya di Indonesia. "Untuk tahap pertama Industrial Bank akan membuka cabang di Jakarta selanjutnya di daerah-daerah lain," katanya, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 12 Oktober 2018.

Dalam pertemuan itu diketahui bahwa proses dan persyaratan yang dibutuhkan bagi Industrial Bank of Korea untuk beroperasi di Indonesia sudah dalam tahap final. Namun, Meliadi justru menekankan pada harapan agar bank tersebut mengkoordinasikan bank-banknya agar menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR)-nya kepada UMKM di Indonesia.

"Kami juga mengarahkan agar mereka menyalurkan dana CSR ke UMKM di Indonesia yang belum bankable sehingga bisa naik kelas untuk kemudian layak mengakses kredit komersial ke bank tersebut," tuturya.

Tercatat di Korea terdapat lebih dari 20 persen kredit yang disalurkan Industrial Bank of Korea dialokasikan untuk para pelaku UMKM di negara itu. Jumlah pelaku UMKM di Korea cukup besar atau mencapai 99,8 persen dari unit usaha yang ada sehingga cenderung mirip dengan kondisi yang berkembang di Indonesia.


(ABD)

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

20 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA