Grab Jadi Decacorn Pertama di Asia Tenggara

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 28 Feb 2019 12:08 WIB
grabUnicorn
Grab Jadi <i>Decacorn</i> Pertama di Asia Tenggara
Ilustrasi pengguna Grab. (FOTO: Media Indonesia)

Jakarta: Perusahaan transportasi berbasis aplikasi, Grab, menjadi perusahaan decacorn pertama di Asia Tenggara. Hal tersebut diumumkan Grab dalam laman resminya.

Dikutip Medcom.id, Kamis, 28 Februari 2019, perusahaan jasa transportasi online ini mengklaim telah lompat level dari perusahaan unicorn menjadi decacorn.

Seperti diketahui, unicorn adalah sebutan bagi perusahaan rintisan atau startup yang valuasinya lebih dari USD1 miliar. Sementara, decacorn adalah sebutan bagi perusahaan startup yang valuasinya sudah mencapai USD10 miliar.

"Grab, teman andalanmu di jalan, saat ini menjadi satu-satunya decacorn dan yang pertama di Asia Tenggara," demikian tertuang dalam pengumuman tersebut.

Menurut Grab, pencapaian ini tak terlepas oleh dukungan semua pihak terutama mitra pengemudi Grab serta rekan merchant Grab.

"Pencapaian ini tak terlepas karena kamu semua para pengguna setia Grab, mitra pengemudi, serta rekan merchant Grab," sebut pengumuman itu.



Sementara di Indonesia, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan tahun ini salah satu dari empat unicorn di Indonesia akan menjadi perusahaan decacorn. Go-Jek yang diprediksi akan menjadi perusahaan decacorn tersebut. Saat ini, valuasi Go-jek sudah mencapai USD9,5 miliar.

Pada 31 Januari 2019 lalu, Grab mendapatkan kucuran dana sebesar USD200 juta (Rp2,8 triliun) dari Central Group, konglomerasi retail asal Thailand.

Bisnis Central mencakup restoran, hotel, dan lebih dari 30 pusat perbelanjaan di Thailand. Selain itu, mereka juga memiliki bisnis di Vietnam dan Indonesia. Perusahaan-perusahaannya yang terbuka memiliki nilai lebih dari USD15 miliar (Rp209,5 triliun).

Grab mengonfirmasi bahwa pendanaan ini bukanlah bagian dari pendanaan Seri H yang tengah mereka kumpulkan. Investasi ini ditujukan untuk mengembangkan bisnis Grab di Thailand.

Selain menanamkan modal, Central juga akan bekerja sama dengan Grab di berbagai industri di Thailand. Salah satu hal yang akan mereka lakukan adalah memasukkan restoran-restoran mereka ke layanan Grab Food.

Investasi ini merupakan kali pertama seorang investor menanamkan modal ke unit lokal Grab di sebuah negara. Tujuan dari pemodalan ini adalah untuk memperkuat posisi Grab di Thailand, negara dengan 70 juta konsumen dan merupakan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara.


Lalu pertanyaan selanjutnya, kapan Gram menjadi hectocorn?


(AHL)