Libur Nasional saat Pilkada Rugikan Dunia Usaha

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 27 Jun 2018 21:01 WIB
pilkada
Libur Nasional saat Pilkada Rugikan Dunia Usaha
Ilustrasi (MI/Dwi Pramadia).

Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta menilai kebijakan libur nasional saat pilkada yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo merugikan dunia usaha.

Wakil Ketua Kadin Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan pekerja tidak harus diliburkan satu hari untuk ikut mencoblos. Sebab bisa saja setelah mencoblos yang hanya dalam hitungan menit para pekerja kembali bekerja.

"Misal kayak yang kerja di Jakarta tinggal di Bogor atau Bekasi hanya teknisnya saja kan. Tapi seusai nyoblos kan bisa kembali bekerja. Tapi pemerintah langsung buat kebijakan yang merugikan pengusaha secara nasional," kata Sarman di Kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Juni 2018.

Apalagi para pekerja baru efektif kembali bekerja pascacuti lebaran pada 25 Juni dan ditambah lagi harus libur hari ini. Ia bilang libur panjang kemarin sudah menyebabkan produksi berkurang dan stok barang menipis. Dampak lanjutannya tentu pada pendapatan.

Sementara apabila pekerja masuk maka pengusaha harus membayar uang lembur. Jika tidak maka perusahaan kena sanksi. Artinya perusahaan mesti mengeluarkan biaya tidak terduga di luar biaya operasional. "Harapan kami ke depan kalau ada satu kebijakan harusnya dikomunikasikan dengan pelaku usaha supaya kita ada antisipasi," jelas dia.

 


(SAW)


Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

7 hours Ago

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat k…

BERITA LAINNYA