Emiten Properti Bidik Pasar Kalangan Menengah

Nia Deviyana    •    Senin, 05 Nov 2018 15:05 WIB
properti
Emiten Properti Bidik Pasar Kalangan Menengah
Perumahan di Semarang. Dok;AFP.

Jakarta: CEO PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) Prajitna Kasim mengatakan faktor lokasi menjadi penentu utama yang membuat usaha properti berkembang. Lokasi yang dibidik harus sesuai dengan segmen konsumen yang akan dibidik.

"Kami bermain di pasar yang potensial, yaitu middle market. Middle ini yang paling lebar ya, ada lower sampai upper," ujarnya saat ditemui di kantor Bursa Efek Indonesia, Senin, 5 November 2018.

Ia mencontohkan Semarang sebagai salah satu kota dengan populasi masyarakat kalangan menengah yang tinggi. Dengan demikian, perencanaan pembangunan properti juga harus diimbangi dengan kemampuan beli masyarakat agar bisnis properti tidak merugi.

"Kalau lower middle, kami bermain di angka Rp500 juta, kalau upper middle kita Rp2,5 miliar-Rp2,6 miliar. Kalau Rp3 miliar kami enggak berani, itu sudah dianggap mewah," tambahnya.

Perseroan baru saja meresmikan pencatatan saham perdananya (IPO) di Bursa Efek Indonesia. SATU menjadi emiten ke-48 yang mencatatkan sahamnya di bursa tahun ini.  SATU melepas 500 juta lembar saham atau setara dengan 40 persen dari modal ditempatkan dengan harga Rp117 per saham.

Adapun dana hasil IPO senilai Rp58,5 miliar. rencananya untuk memulai pengembangan kawasan perumahan tahap dua sebagai hunian modern sekaligus fasilitas yang mendukung.


(SAW)