Indonesia Desak WTO Terima Keanggotaan Palestina

Desi Angriani    •    Rabu, 20 Dec 2017 17:41 WIB
palestina
Indonesia Desak WTO Terima Keanggotaan Palestina
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. MI/ Galih Pradipta.

Jakarta: Pemerintah Indonesia mendesak Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk menerima Palestina menjadi anggota blok perdagangan dunia tersebut.

Desakan itu disampaikan oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam Konferensi Tingkat Menteri WTO yang ke-11 di Buenos Aires, Argentina.

"Kita juga dorong Palestina jadi anggota WTO," kata Enggar dalam sebuah jumpa pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu, 20 Desember 2017.

Enggar mengungkapkan, pemerintah siap membantu Palestina dalam proses pengajuan permohonan menjadi anggota WTO. Di mana dalam tahapannya negara pemohon harus melalui dua tahapan negosiasi bilateral bersama anggota WTO dan negosiasi multilateral. 

Mendag pun memerintahkan Duta Besar Indonesia untuk WTO dalam membantu proses administrasi keanggotaan Palestina di WTO. "Duta besar WTO bantu proses aplikasi mulai dari Palestina jadi anggota WTO," imbuh dia.

Selain itu, Indonesia juga akan membebaskan bea masuk kepada Palestina untuk produk kurma dan minyak zaitun mulai awal 2018. Nota kesepahaman tersebut telah diteken antara pemerintah Indonesia dan Palestina di sela-sela Konferensi WTO tersebut.

Kemendag juga berencana mebebaskan tarif bea keluar bagi produk-produk Indonesia yang dibutuhkan Palestina. Dengan begitu, warga Palestina dapat menikmati produk dengan harga yang murah.

"Tahapan berikutnya kita minta produk Palestina apa yang ada untuk diekspor dan apa yang mau diimpor,  kita buka zero tarif juga maka mereka akan nikmati barang dengan harga yang murah," tutupnya.

Sekadar diketahui, sejak lama Palestina berupaya menjadi anggota WTO. Namun hingga kini Palestina belum mendapat persetujuan dari seluruh negara anggota WTO.

Palestina hanya bisa berpartisipasi sebagai pengamat dalam pertemuan Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) tersebut hingga keenam kalinya.


(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

13 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA