Nasabah Bank Wakaf Mikro Diminta Gunakan Pinjaman untuk Usaha

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 14 Mar 2018 12:36 WIB
bank wakaf mikro
Nasabah Bank Wakaf Mikro Diminta Gunakan Pinjaman untuk Usaha
Presiden Joko Widodo. (FOTO: ANTARA/Yudhi Mahatma)

Serang: Presiden Joko Widodo meminta para nasabah Bank Wakaf Mikro dapat menggunakan uang pinjaman sebesar Rp1 juta untuk berusaha. Ia tak ingin uang itu digunakan untuk membeli pakaian yang akhirnya tak bisa untuk mencicil bayar pinjaman.

"Semua gunakan untuk usaha. Setiap minggu bisa mengembalikan," tegas Jokowi kepada para nasabah bank wakaf di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten, Rabu, 14 Maret 2018.

Mayoritas nasabah Bank Wakaf Mikro ingin berusaha sembako. Jokowi pun menilai uang pinjaman Rp1 juta cukup buat modal penjualan sembako.

"Rp1 juta untuk apa? Jualan apa? Hanya sembako saja? Cukup? Enggak cukup? Sembako saja masa sejuta enggak cukup? Cukup lah," tambah dia.

Dengan pinjaman ini, lanjut dia, para nasabah bisa menjual sembako dan mengangsur sebesar Rp26 ribu setiap minggunya. Ia yakin angsuran itu tak memberatkan para nasabah.

"Ini kan yang paling penting, saya titip jangan sampai ibu-ibu terjerat di rentenir karena di sana bunga sangat tinggi. Rentenir berapa bunganya? Bagus begitu enggak kena rentenir. Di luar bisa 30 persen-40 persen per tahun. Di Bank Wakaf Mikro hanya ada biaya administrasi tiga persen," jelas dia.

Kepala Negara pun menjamin para nasabah juga bisa meningkatkan pinjamannya bila sudah lunas. Dengan begitu, usaha yang dirintis pun dapat berkembang. 

"Kalau sudah kembali bisa ditingkatkan lagi ke Rp2 juta, Rp3 juta. Kalau warungnya satu, bisa dua di kecamatan atau kelurahan lain. Itu paling penting," pungkas dia.

 


(AHL)