Rupiah Melemah Sepanjang Oktober Akibat Faktor AS

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 17 Nov 2017 07:46 WIB
bank indonesiakurs rupiah
Rupiah Melemah Sepanjang Oktober Akibat Faktor AS
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyebut pelemahan nilai tukar rupiah selama bulan lalu tak lepas dari kondisi di Amerika Serikat (AS). Bahkan penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (USD) terjadi terhadap hampir seluruh mata uang di dunia tak terkecuali rupiah.

Selama Oktober 2017, BI mencatat nilai tukar rupiah melemah terhadap USD. Sepanjang bulan lalu, rupiah melemah 1,63 persen menjadi Rp13.528/USD. Tentu ada harapan agar nilai tukar rupiah tidak terus melemah dan sejumlah sentimen positif bisa terus berdatangan guna memperkuat geraknya.

"USD menguat secara global sebagai dampak respons pasar keuangan terhadap dinamika proses pencalonan pimpinan bank sentral," kata Gubernur BI Agus Martowardojo, di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 16 November 2017.

Selain itu, normalisasi kebijakan moneter, meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga, dan rencana reformasi pajak di AS juga membuat rupiah harus tak berdaya menghadapi penguatan mata uang Negeri Paman Sam tersebut.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara menambahkan, faktor pergantian Gubernur bank sentral AS Federal Reserve menjadi alasan mengapa rupiah melemah. Namun setelah ketidakpastian itu mereda, rupiah mulai mengalami penguatan.

"Faktor yang paling memengaruhi pelemahan rupiah adalah ketidakjelasan antara siapa yang akan menjadi Gubernur The Fed. Volatilitas di November 2017 lebih rendah dari Oktober," jelas dia.

BI juga memantau terjadinya arus modal keluar dari pasar uang pada Oktober yang kemudian kembali masuk pada November 2017. Meski begitu, BI tetap akan melakukan stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya.

 


(ABD)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

2 days Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA