Cara Mentan Rayu Anak Muda Geluti Sektor Pertanian

Anggi Tondi Martaon    •    Kamis, 15 Feb 2018 15:53 WIB
berita kementan
Cara Mentan Rayu Anak Muda Geluti Sektor Pertanian
Mentan Andi Amran Sulaiman mengisi kuliah umum Pembangunan dan Kewirausahaan Pertanian, di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 15 Februari 2018 (Foto:Anggi Tondi Martaon)

Makassar: Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman kembali mengajak pemuda Indonesia agar menggeluti sektor pertanian. 

Kali ini, ajakan tersebut dilontarkan Mentan saat mengisi kuliah umum bertema Pembangunan dan Kewirausahaan Pertanian, di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 15 Februari 2018.

Di hadapan akademisi dan lebih dari seribu mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), Amran memancing minat anak muda menggeluti sektor pertanian karena memiliki prospek ekonomi tinggi.

Amran menjelaskan, alam Indonesia sangat kaya. Masih banyak potensi pertanian yang belum digarap maksimal. "Kalau mau jadi konglomerat, masuklah ke pertanian," kata Amran.

Mentan mengajak agar anak muda di seluruh Indonesia, khususnya mahasiswa Unhas, untuk lebih produktif memanfaatkan kekayaan alam Indonesia.

"Itu yang saya inginkan, manusia-manusia (pemuda) ini menjadi manusia produktif. Jangan tinggal diam, harus berinovasi seperti anak muda di Jepang, Korea Selatan, Taiwan. Kita pasti bisa, karena negara kita subur, (potensi) sektor pertanian kita sangat berlimpah," ungkap dia.

Selain itu, upaya memancing minat pemuda juga dilakukan melalui mekanisasi pertanian Indonesia. Saat ini, teknik pengolahan sawah sudah mulai bergeser dari tradisional ke penggunaan teknologi. Amran menyebukan, dalam tiga tahun terakhir, Kementan  telah membagikan 100 ribu alat mesin pertanian. 

"Kita sudah mulai mekanisasi. Jadi, harus kita alihkan dengan teknologi, tidak bisa dengan cara tradisional. Jadi ada perubahan paradigma lama, yaitu tradisional bergeser ke modern," ujarnya.

Selain memberikan motivasi kepada anak muda agar menggeluti sektor pertanian, Amran juga memberikan roadmap Pengembangan Komoditas Pertanian Strategis Menuju Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia 2045. Diharapkan, pihak kampus bisa menggambarkan kepada mahasiswa mengenai cita-cita Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.


(ROS)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA