Penyederhanaan Aturan Tenaga Kerja Asing Masih Dibahas

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 09 Feb 2018 08:47 WIB
berita kemenaker
Penyederhanaan Aturan Tenaga Kerja Asing Masih Dibahas
Warga negara asal Tiongkok yang diduga tenaga kerja diamankan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi. Antara Foto/Budiyanto/ama/17

Jakarta: Presiden Joko Widodo meminta para menteri menyederhanakan aturan untuk memudahkan izin tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia. Kepala negara memberikan waktu dua minggu kepada menteri terkait sejak diperintahkan pada 31 Januari 2018.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri mengatakan Kemenaker masih terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam menyusun regulasi penyederhanaan izin TKA di Indonesia. Pada dasarnya pemerintah tidak ingin mempersulit TKA yang masuk dalam meningkatkan investasi di Tanah Air.

"Prosedurnya sedang kita koordinasikan lintas sektor ya. Karena izin itu ada rekomendasi dari kementerian lain. Pada intinya kita dukung investasinya," kata Hanif di Jakarta, Kamis, 8 Februari 2018.

Hanif belum bisa memastikan kapan regulasi tersebut diterbitkan. "Pada prinsipnya diregulasikan, ya boleh masuk. Harus dipermudah begitu, teknisnya lagi sedang dibicarakan," ujarnya.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan kemudahan untuk TKA, yakni terkait izin tinggal atau masalah keiimigrasian tak harus diurus dari negara bersangkutan, apabila ingin diperpanjang. Pemerintah ingin memangkas izin-izin yang tak perlu.

"Persoalan perpanjangan visa, karena keluhan paling banyak itu. Kalau perpanjang, bisa-bisa harus keluar negeri," kata Darmin.


(TRK)